Ekonomi

Bangkitkan Gairah Ekonomi di Sektor Pariwisata, Berikut Inovasi Disporapar Parepare

Kepala Disporapar Kota Parepare, Amarun Agung Hamka

PAREPOS.CO.ID,PAREPARE –  Upaya untuk merancang pembenahan dan pemulihan industri kreatif dan pariwisata terus dilakukan oleh Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Parepare. Berdasar dari kondisi tersebut, berbagai inovasi pun dilakukan untuk menyambut New Normal pada sektor pariwisata dengan penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) protokol kesehatan serta pelibatan satuan tugas (satgas) pariwisata di lokasi objek wisata.

Salah satunya inovasi yang diterapkan di objek wisata unggulan Salo Karajae sebagai lokasi pelaksanaan event yang masuk dalam Top 100 Calendar Of Event Wonderful Indonesia 2020. Kepala Disporapar Kota Parepare, Amarun Agung Hamka mengatakan, para wisatawan yang akan menikmati wisata dianjurkan melakukan beberapa tahapan, misalkan pemesanan paket wisata yang di lakukan secara online.

Untuk membatasi jumlah pengunjung hanya 50 persen dari kapasitas destinasi wisata.
“Hanya pengunjung yang telah melakukan proses Check-in yang dapat masuk di objek wisata, sekaligus upaya membatasi pengunjung,” ujarnya. Selain itu, kata Mantan Kabid Humas Pemkot Parepare, pengecekan suhu tubuh tetap dilakukan sebelum wisatawan memasuki kawasan wisata, wajib menggunakan masker, dan diwajibkan mencuci tangan dengan prosedur yang telah ditentukan.

“Bahkan di gerbang masuk disediakan gerbang sterilisasi yang menggunakan uap dari cairan anti septik. Wisatawan melewati gerbang yang digunakan untuk mensterilkan badan dengan semprotan anti septik. Begitupun untuk persembahan hiburan, (Musik Tradisional). Selama menunggu, para wisatawan disuguhi persembahan alunan musik tradisional sebagai salah satu cara untuk meningkatkan imun tubuh,” katanya.

Tidak hanya itu, penerapan Physical Distancing di fasilitas pariwisata juga diberlakukan. Dengan melakukan pembatasan fisik minimal 2 meter menghindari droplet atau cairan tubuh yang keluar saat beraktifitas. “Penerapan protokol kesehatan di destinasi wisata oleh satgas pariwisata dilakukan dengan teknologi terkini. Penggunaan Drone yang dapat mengukur suhu tubuh dan mengeluarkan suara himbauan agar tetap mematuhi protokol kesehatan,” jelasnya.

Hamka menambahkan, hal ini bertujuan untuk membiasakan perilaku hidup sehat dengan menekan korban dari  covid-19. Menuju ke arah yang baru, penerapan new normal dengan pola protokol kesehatan di sektor pariwisata. “Menumbuhkan kembali kepercayaan wisatawan kepada Destinasi Wisata di Kota Parepare. Dengan penerapan inovasi New Normal sektor pariwisata ini, pertumbuhan ekonomi masyarakat yang menurun menjadi bergairah kembali, sesuai dengan protokol kesehatan. Sembuh sepenuhnya atau pulih tanpa arah,” tegasnya.(dar)

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TRENDING

To Top