APPD Laporkan Pengelolaan E-Warong Katumbangan Lemo ke Dinsos Polman, Ada Apa ?

  • Whatsapp
APPD Laporkan Pengelolaan E-Warong Katumbangan Lemo ke Dinsos Polman, Ada Apa ?

PAREPOS.CO.ID,POLMAN — Aliansi Pemuda Peduli Desa (APPD) Kecamatan Campalagian, mengadukan pengelolaan warung elekronik gotong royong (e-warong) di Desa Katumbangan Lemo, Kecamatan Campalagian ke Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Polman. Laporan APPD tersebut terkait dugaan beberapa pelanggaran terhadap maasyarakat Penerima bantuan sosial berupa Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Dalam surat pengaduan masyarakat yang memuat beberaa poin keresahan menjadi tuntutan APPD. Aduan tersebar diantaranya Kartu Keluarga Sejahtera ( KKS) Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dipegang oleh Pengelolah e-warong. Dan warga pemegang KPM PKH penerima tidak sesuai dengan jumlah Saldo. Adanya dana yang tidak bisa dicairkan dengan alasan hangus,
serta dugaan penunjukan e-warong yang tidak sesuai dengan prosedur.

Bacaan Lainnya

Koordinator Aksi APPD, M Ridwan menyampaikan masyarakat penerima manfaat selama ini mengeluhkan pelayanan yang diberikan e-warong terhadap masyarakat penerima bantuan belum lagi kualitas b eras yang berbau dan berwarna kuning

” Kami bersyukur aduan yang kami sampaikan ini direspon dengan baik oleh Kadis Sosial dan koordinator Daerah Program Sembako, adapun dugaan pelanggaran hukum,yakni Administrasi dan pelayanan Publik yang menjadi inti aduan kami kita menunggu saja apa kesimpulan dari Dinas Sosial,”ujar M. Ridwan.

Sementara itu, Koordinator Daerah Program Sembako Dinsos Polman Maarifah Dahlan mengatakan, salut kepada APPD yang menunjukkan kepeduliannya terhadap desanya. Dan aduan mereka nantinya akan menjadi dasar untuk melakukan evaluasi bagi pengelolah e-Warong. ” Kita berkoordinasi dulu dengan Dinas Sosial dalam mengeluarkan keputusan Akhir atau kesimpulan terkait dengan keberadaan pengelolaan e-warong Desa Katumbangan Lemo,”Maarifah Dahan.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Sosial Polman, Yusuf Madjid mengatakan, sebenarnya posko pengaduan di Dinas Sosial sudah ada, dan aduan warga Katumbangan Lemo memang hari ini kita janji untuk bertemu dan mendengar langsung keluhan dari mereka,

” Kami juga sudah rencanakan mau turun ke kantor Desa terkait hal ini cuma sempat di tunda karena adanya kegiatan Gedoor Covid-19, setelah mendengar aduan tadi insya Allah 2-4 hari kedepan Dinas Sosial akan membuat kesimpulan untuk kita lakukan evaluasi terhadap e-warong,”jelasnya.(win)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *