Hukum dan Kriminal

Video Persekusi di Marang, JDP Mengutuk Keras Aksi Pelaku

PAREPOS.CO.ID, PANGKEP — Jaringan Disabilitas Pangkep (JDP) dan Relawan Disabilitas Pangkep (RESAP) mengutuk keras terhadap tindakan presekusi dan bully yang dilakukan oleh pelaku inisial F (26).

Video presekusi dan tindakan bully itu pun beredar di sosial media dan menjadi viral. Korban inisial R (12), mendapat perlakuan bully hingga kekerasan, kejadian itu terjadi disekitar lapangan sepak bola Bonto-Bonto, Kecamatan Ma’rang, Minggu 17 Mei 2020.

Ketua JDP, Ibnu Mundzir mengatakan korban yang diduga mengalami disabilitas itu, mestinya mendapat perlakuan yang lebih ramah dan manusiawi, karena dia juga manusia memiliki hak hidup dan merdeka seperti orang-orang pada umumnya.

“Sedih dan miris. Sepertinya tidak cukup mewakili betapa marahnya kami melihat korban yang tengah berjuang membantu orang tuanya berjualan keliling menggunakan sepeda. Malah, memdapatkan perlakuan yang tidak manusiawi dari kelompok pemida yang tidak bermoral,”tukasnya.

Ia meminta, kepada aparat yang berwenang, untuk melakukan proses hukum yang seadil-adilnya sesuai aturan hukum yang berlaku.

Sementara itu, pihak kepolisian pun telah mengamankan pelaku tersebut. “Pelaku sudah kami amankan untuk diproses untuk kepentingan penyidikan,”ujar Kapolres Pangkep, AKBP Ibrahim Aji, saat dikonfirmasi.

Dijelaskan, Kronologis dari kasus tersebut, pada saat korban menjajahkan kue jalangkote dengan memakai sepeda lalu beristirahat dilapangan Bonto-bonto Marang bercanda sambil berkata dengan bahasa bugis “Iya tolo’na Ma’rang” kemudian didengar pelaku bersama temannya kemudian langsung memukul korban pada bagian belakang korban serta mendorong sepedanya hingga terjatuh. (awi)

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TRENDING

To Top