Sulawesi Barat

Salurkan BLT, Bupati Majene: Sasar Mereka yang Berhak

PAREPOS.CO.ID, MAJENE, -Sebanyak 4.307 warga di Kecamatan Banggae dan Banggae Timur telah terima bantuan langsung tunai (BLT) dari Pemerintah Kabupaten Majene, Selasa 12 Mei 2020.

Bupati Majene, Fahmi Massiara selaku penanggung jawab Tim Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari APBD tahun 2020 melakukan kunjungan kebeberapa tempat penyaluran BLT. Dari data yang ada dana yang terbagi saat ini mencapai Rp. 2.584.200.000,-

Pembagian BLT tersebut diawali dari Kelurahan Labuang yang ditempatkan di SDN 4 Tanjung Batu. Saat itu Bupati Fahmi Massiara menyempatkan diri menyerahkan langsung BLT kepada warga sebesar Rp 600.000. Dimana jumlah warga penerima pada kelurahan Labuang sebanyak 216 KK

Selanjutnya Bupati Majene beranjak menuju SMP 4 Majene yang menjadi lokasi pembagian BLT Kelurahan Lembang dengan jumlah penerima 123 KK. Setelah itu kembali Bupati Majene menuju Kantor Kelurahan Tande Timur dan Kantor Kelurahan Baurung.

Ada hal menarik yang dilakukan oleh Kelurahan Baurung dengan penerima sebanyak 758 KK, dimana setiap warga yang keluar dari lokasi penerimaan BLT akan diminta untuk menyelupkan tangannya kedalam tinta layaknya saat meninggalkan bilik suara di TPS pada saat Pilkada atau Pemilu dan pada pegelangan tangannya juga di stempel kelurahan.

Kunjungan Bupati kali ini ditutup di Boyang Assamalewuang Majene, yang ditempati oleh warga Kelurahan Pangali Ali menyalurkan BLT dengan jumlah terbanyak yaitu 865 KK.

Sebagai Wujud Transparansi uang yang diserahkan ke warga penerima tidak dikemas dalam amplop, melainkan langsung utuh tanpa pembungkus, ini untuk meminimalisir kecurigaan, karena warga sendiri diminta langsung menghitung uangnya di depan petugas.

Bupati Fahmi berharap agar uang yang diterima oleh warga supaya digunakan betul betul untuk kebutuhan pokok, jangan digunakan untuk hal hal yang konsumtif. Artinya kondisi ini tidak sampai kapan wabah Covid19 tersebut berakhir. Terutama menjelang Hari Raya Idhul Fitri, tentu warga akan sedikit meningkat biaya hidupnya.

Bupati juga berpesan kepada para petugas yang ada disetiap lokasi untuk tetap memperhatikan dengan seksama kesesuain data dengan penerimanya, bila ada yang doble atau ganda serta dianggap tidak layak menerima supaya ditahan atau ditangguhkan pembayarannya, dan akan diberikan kepada warga yang belum sempat terdata pada tahap ini dan layak menerima.(edy)

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TRENDING

To Top