Uncategorized

Polman Zona Merah, AIM Imbau Warganya Salat Idul Fitri di Rumah

Bupati Polman, Andi Ibrahim Masdar

PAREPOS.CO.ID,POLMAN — Bupati Polewali Mandar  (Polman) Andi Ibrahim Masdar (AIM) mengimbau kepada masyarakatnya untuk melaksanakan Salat Idul Fitri 1441 Hijriah dirumah masing-masing. Imbauan itu dikarenakan Kabupaten Polman kini masih berstatus zona merah, dan penyebaran virus korona atau Covid -19 terus bertambah dan meningkat.

AIM mengatakan, untuk pelaksanaan kegiatan Salat Idul Fitri di Masjid dan ditanah lapang kali ini ditiadakan mengingat daerah ini masih berada dalam status zona merah. “Saya meminta masyarakat untuk melaksanakan salat ied di rumah saja bersama keluarga. Dulu saja, saat Polman masih zona hijau kita sudah melarang warga untuk salat di Masjid. Seperti salat jum’at juga kita suruh ganti dengan salat duhur. Itu salat jumat hukumnya wajib, apa lagi salat idul fitri yang sifatnya cuma sunnah,” jelas Bupati Polman dua periode itu, Kamis 21 Mei 2020.

AIM pun meminta agar masyarakat tetap mematuhi aturan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah, karena aturan tersebut demi kebaikan masyarakat dan semuanya, jangan sampai banyak yang terpapar virus korona.

Dari data yang dihimpun Parepos Online terkait peniadaan Salat Idul Fitri di hari lebaran 1441 Hijriyah, sudah ditetapkan secara resmi oleh Bupati Polman melalui surat resmi nomor 72 tahun 2020 terkait panduan salat idul fitri 1441 H ditengah pandemi Covid-19. Pemerintah Kabupaten Polman menetapkan dua poin yakni Salat Idul Fitri di rumah masing-masing, dan silaturahmi maupun halal bi halal dilakukan melalui vidio conference.

Sementara Itu, Kepala Kementrian Agama (Kemenag) Polman, Muliadi Rasyid mengatakan, untuk pelaksanaan Salat Idul Fitri dimasa pandemi ini sebaiknya dilaksanakan di rumah saja. “Ini semua demi memutus rantai penyebaran Covid-19, juga di surat edaran Menteri Agama sangat jelas menerangkan bahwa pelaksanaan ramadan dan Salat Ied itu dilaksanakan Dirumah saja yang dikuatkan dengan Fatwa Majlis Ulama Indonesia(MUI) dan Surat Edaran Bupati Polman,”jelasnya.

Panduanya itu, kata Muliadi, juga kita sudah sebar Ke KUA masing-masing kecamatan untuk diteruskan di masing-masing Desa atau Kelurahan. Didalam panduan itu, salat Idul Fitri dirumah boleh Khutba dan juga boleh tidak.(win)

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TRENDING

To Top