Politik

Ditengah Pandemi Covid-19, KPU Pangkep Uji Coba Aplikasi E-Coklit

PAREPOS.CO.ID, PANGKEP — Meski saat ini masih pada situasi wabah pandemi virus corona atau covid-19, khususnya di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep). Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pangkep terus bekerja demi suksesnya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) nantinya.

Pilkada serentak 2020 awalnya akan dilaksanakan serentak di 12 Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan pada tangga 23 September 2020 mendatang, dan diputuskan oleh KPU nantinya akan berubah. Mengingat pendemi covid berdampak pada ditundanya sejumlah tahapan Pilkada 2020 termasuk waktu pelaksanaan yang akan dipastikan berubah.

Namun segala persiapan pun tengah dilakukan demi suksesnya pilkada nanti. Termasuk pada Aplikasi E-Coklit, KPU Pangkep menggelar uji coba di dua kecamatan di Kabupaten Pangkep. “Tepat lokasi kita gelar di kecamatan Minasatene terdapat di kelurahan Kalabirang TPS 008. Sementara di kecamatan Pangkajene digelar di Kelurahan Tumampua TPS 007,”ujar Rohani, Komisioner KPU Pangkep yang membidangi Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Jumat 15 Mei 2020.

Lanjut dijelaskan, Uji Coba Aplikasi E-Coklit yang dikembangkan oleh KPU Makassar dengan dukungan KPU Sulsel dan rencananya aplikasi ini akan digunakan secara Nasional dalam menjalankan Tahapan Pemutakhiran Data Pemilih pada Pilkada Serentak yang akan datang sehingga diperlukan Uji Coba di 12 KPU Kabupaten/Kota di Sulsel. “Aplikasi ini memang perlu diujicobakan oleh 12 KPU Kabupaten/Kota di Sulsel sebelum tahapan coklit dalam melaksanakan pemutakhiran data pemilih yang segera akan dilaksanakan setelah tahapan dibuka kembali, hal ini juga sebagai bagian dari persiapan menyambut tahapan lanjutan Pilkada serentak 2020 ini,”jelasnya.

Dikatakan Rohani, seperti diketahui bahwa tahapan Pilkada sedang di tunda karena pandemi Covid19, namun beberapa waktu lalu telah keluar Perppu nomor 2 Tahun 2020 yang memungkinkan Pilkada akan dihelat bulan desember 2020 jika pandemi ini dinyatakan sudah tidak berada dalam posisi darurat lagi, dan soal ini KPU RI tetap menunggu informasi dari BNPB dan Kementrian Kesehatan.

Lebih jauh dijelaskan, tahapan Pemutakhiran Data Pemilih adalah tahapan pertama yang akan dijalankan setelah tahapan dibuka kembali, maka melihat sejauhmana ruang dan fungsi bahkan sejumlah fitur pendukung dalam aplikasi e-coklit dalam mempermudah proses coklit oleh PPDP yang akan bertugas nanti ke lapangan untuk memastikan para Pemilih dalam dokumen guna memastikan pemilih memenuhi syarat sebagai pemilih, atau sebaliknya pemilih sudah tidak memenuhi syarat seperti telah meninggal, telah pindah domisili, menjadi TNI/POLRI, pemilih dibawah umur. Sekaligus juga melihat fungsi lain dari aplikasi ini menjadi percepatan informasi nantinya bagi penyelenggara di tingkat PPS, PPK dan Kabupaten memantau proses ini, dan proses Uji Coba ini berlangsung di 12 KPU Kabupaten/kota. (awi)

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TRENDING

To Top