Hukum dan Kriminal

Pandemi Korona, Polisi Bubarkan Aksi Balap Liar di Pantai Bahari

Aksi balap liar di Pantai Bahari Polewali

PAREPOS.CO.ID,POLMAN — Ditengah wabah pandemi korona atau Covid-19, aksi balap liar para pemuda yang rata-rata berstatus pelajar mewarnai hari pertama pelaksanaan ibadah suci ramadan di Kabupaten Polewali Mandar (Polman). Aksi balap liar yang dilakukan di pantai Bahari, Jumat 24 April, subuh tadi dibubarkan oleh aparat kepolisian dari Satlantas Polsek Polewali. Para pelaku balap liar langsung kocar-kacir meninggalkan lokasi arena balap liar, saat melihat kedatangan polisi menggunakan mobil patroli. Sempat terjadi aksi kejar-kejaran antara petugas dengan pelaku balap liar. Namun, para pelaku kabur masuk kedalam gang yang sempit.

Aksi balap liar di pantai Bahari memang marak terjadi saat bulan suci ramadan. Biasanya balap liar ini digelar usai salat tarwih atau salat subuh. Selain pantai bahari, beberapa titik yang kerap dijadikan lokasi balap liar seperti di alun-alun, sport center, wonomulyo, mapilli, campalagian dan tinambung. Hal itu pun dikeluhkan oleh warga sekitar dan pengendara jalan yang melintas, sebab dapat membahayakan masyarakat lainnya. “Sangat mengaganggu pak, karena mereka biasa menutup jalan dan saya harus memutar arah kembali,” kesal Sahrudin, salah satu warga sekitar.

Warga berharap pihak kepolisian rutin menggelar patroli dan menempatkan personilnya di lokasi yang menjadi arena balap liar. “Ini kan bulan suci, tidak etis kalau dicederai dengan aksi seperti ini,”katanya. Kasat Lantas Polres Polman AKP Rusli Said mengatakan, balap liar ini adalah perilaku kambuhan dari anak-anak remaja, dimana pelaku biasanya hanya datang duduk-duduk di pantai.

Namum karena melihat rekannya atau kelompok lain ikut balap liar mereka pun terpancing dan ikut-ikutan. “Mereka kadang ikut-ikutan lihat temannya kalau sudah terpancing balapan. Kayaknya ini sudah menjadi trend dikalangan mereka” katanya. Rusli mengatakan, di kecamatan Polewali, ada dua lokasi yang biasa dijadikan arena balap liar, yakni pantai bahari dan sekitar alun-alun. Dia pun berharap kepada masyarakat dan orang tua agar mengontrol anak-anaknya yang sedang keluar rumah terlebih ditengah pandemo virus korona. “Kami imbau kepada anak-anak muda ini, agar kesadarannya tidak usah menggelar balap liar, karena hal ini sangat membahayakan bagi diri sendiri dan pengendara jalan yang melintas karena dilakukan di jalan ramai kendaraan,”ujarnya.(win)

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TRENDING

To Top