Relokasi Pedagang Pasar, Disdag Parepare Sterilkan Lokasi Baru

  • Whatsapp
Relokasi Pedagang Pasar, Disdag Parepare Sterilkan Lokasi Baru

PAREPOS.CO.ID, PAREPARE — Ratusan pedagang segera direlokasi ke bangunan baru pasar yang berada di belakang Pasar Semi Modern Lakessi. Pasar tersebut, yakni Pasar Rakyat yang akan ditempati oleh 203 pedagang dengan rincian 176 pedagang menempati los dan 27 pedagang akan menempati kios. Sedangkan Pasar Basah sebanyak 110 pedagang akan menempati los. Relokasi pedagang akan dilakukan bertahap. Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Parepare sementara melakukan pembersihan pasar, kemarin.

Pegawai dari instansi tersebut turun kerja bakti. Plt Dinas Perdagangan Parepare, H Laetteng mengharapkan, pedagang yang menempati los dan kios itu dapat menjaga kebersihan baik dalam maupun luar pasar. “Kami harap bangunan ini bisa dirawat dengan baik agar pedagang maupun pembeli nyaman,” imbaunya. Sekretaris Dinas Perdagangan Kota Parepare, St Rahmah Amir menambahkan, kunjungan yang dilakukan, sekaligus melakukan pembersihan untuk memastikan kondisi pasar bersih sebelum pedagang direlokasi. “Kami juga akan meratakan sisa-sisa material yang menumpuk. Masih banyak sedimen belum diangkut yang dapat menyumbat saluran air. Pasar ini harus dipastikan steril sebelum ditempati pedagang,” katanya.

Bacaan Lainnya

St Rahmah Amir menyebutkan, pihaknya juga bakal meratakan pelataran pedagang di Gerbang Niaga. Namun, kata dia, hal itu dilakukan secara bertahap. “Kita harus memindahkan pedagang secara bertahap ke bangunan baru sebelum dibongkar,” ujarnya. Ada 203 pedagang yang sudah didata untuk menempati pasar rakyat. Sementara ada 110 pedagang yang didata untuk menempati pasar basah. “Kalau 203 pedagang yang akan menempati pasar rakyat, masing-masing 176 los dan 27 kios. Sedangkan pasar basah hanya los,” ujarnya.

Relokasi pedagang tersebut, kata St Rahmah, tidak berdampak kepada pedagang yang berada di pasar semi modern Lakessi. Sebab, pihaknya tidak merelokasi pedagang yang menjual di area pasar semi modern Lakessi. “Kami itu tidak mengakomodir pedagang yang ada di pasar semi modern. Jadi, opini bahwa pasar baru ini akan mematikan pasar semi modern, itu salah,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pasar, Cica Jamaluddin menyebutkan, ada 200 pedagang yang tercatat dari luar daerah rencananya akan direlokasi ke sebelah kiri bangunan pasar rakyat. Namun, lokasi yang disiapkan bagi pedagang luar daerah tersebut, masih belum diratakan. “Kami tetap siapkan lokasi bagi pedagang luar daerah sekitar satu meter satu pedagang. Namun mereka tetap menanggung sendiri biaya jika ingin membangun di sana,” pungkas Cica. (ami)