Pembayaran Listrik Pasar Lakessi Nunggak Puluhan Juta, Kepala UPTD Geram

  • Whatsapp
Pembayaran Listrik Pasar Lakessi Nunggak Puluhan Juta, Kepala UPTD Geram

PAREPOS.CO.ID, PAREPARE– PLN Cabang Parepare melakukan pemutusan listrik terhadap Pasar Lakessi, Sabtu, 29 Februari, sekitar pukul 14.00 siang, kemarin. Hal itu dilakukan karena pembayaran listrik yang menunggak selama dua bulan lamanya. Tak tanggung-tanggung, pihak pengelola listrik Pasar Lakessi kota Parepare menoreh utang sebesar Rp67 juta lebih. Sementara, Pihak pengelola listrik yakni H Hamzah Tahir hanya memiliki simpanan uang sebesar Rp45 juta.

Bendahara Kerukunan Keluarga Pedagang (KKP), H Asia mengatakan, menurut pengelola ada sejumlah pedagang yang tidak membayar listrik. Namun, kata dia, pihak pengelola tidak memberikan data pasti pedagang yang belum membayar listrik. “Kami minta kepada pengelola listrik untuk memberikan data pedagang yang belum membayar listrik, namun belum ada sampai sekarang,” kata H Asia.

Bacaan Lainnya

Menanggapi hal itu, Kepala Unit Pelaksanan Teknis Daerah (UPTD) Pengelola Pasar, Hj Cica Jamaluddin geram. Ia menuding pihak pengelola listrik lari dari tanggung jawab. Bahkan, kata Hj Cica, terpaksa dirinya menutupi kekurangan pembayaran dengan meminjam uang sebesar Rp24 juta. “Jadi saya pergi ke PLN, Sabtu 29 Februari jam 19.00 malam untuk membayarnya. Listrik baru dinyalakan usai pembayarannya lunas,” ujarnya kesal.

Ia juga menjelaskan, persoalan listrik di pasar Lakessi merupakan tanggung jawab kepala pasar. Namun, setelah adanya pemutusan listrik, pihaknya lalu melakukan tindakan untuk mengambil alih pengelolaan listrik tersebut mulai 1 Maret 2020 kemarin. “Jadi dulu pihak KKP sebagai pengelola listrik, lalu diserah terimakan kepada Kepala Pasar, tapi sekarang saya ambil alih,” tegasnya. Selanjutnya, pihaknya segera menjadwalkan pertemuan antara pihak Kepala Pasar, KKP untuk membahas pengembalian uang pinjaman sebesar Rp24 juta itu. (ami)