Gerindra Penentu Head to Head di Pilkada Pangkep, Ini Penjelasan Lutfhi Hanafi

  • Whatsapp
Gerindra Penentu Head to Head di Pilkada Pangkep, Ini Penjelasan Lutfhi Hanafi

PAREPOS.CO.ID,PANGKEP– Pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020, sejumlah partai politik punya patron dan strategi jitu dalam menentukan arah politiknya. Salah satunya partai besutan Prabowo Subianto, yang saat ini dinilai sebagai partai penentu jumlah pasangan calon (Paslon) di Pilkada Pangkep. Salah satu figur yang kini terus didengungkan untuk menjadi kandidat bakal calon bupati dari Partai Gerindra adalah H Lutfhi Hanafi.

Saat dihubungi Parepos Online, Rabu 4 Maret, H Lutfhi Hanafi tak menampik perihal tersebut. Mantan Ketua BPC HIPMI Pangkep tersebut mengakui, telah ditetapkan sebagai kader yang akan diusung pada Pilkada 2020, dalam rapat bersama Partai Gerindra. Makanya, kata Lutfi, hampir seluruh baliho dirinya disebar disejumlah titik di Kabupaten Pangkep. Namun, kita juga terus menunggu hasil survei dimana jika mampu diatas 10 persen maka bisa dipastikan dirinya akan maju sebagai kandidat calon bupati. “Tapi jika survei tersebut tak tercapai, maka secara realistis maka akan menempatkannya pada posisi calon Wakil Bupati dan itu sudah jadi kesepakatan,”tegasnya.

Bacaan Lainnya

Upaya untuk hal itu, dirinya sendiri telah mengkomunikasikan hal itu dengan partai lain untuk berkoalisi. “Ada tiga parpol yang menjadi sasaran koalisi Partai Gerindra yakni, PKS, PKB dan Demokrat. Dan itu direspon dengan baik untuk dimajukan sebagai calon bupati dan itu sudah bisa mengusung pasangan calon dengan posisi delapan kursi,”jelasnya. Saat ini, lanjut Lutfhi, upaya untuk memenangkan pelaksanaan Pilkada 2020 terus digenjot dengan melihat kemungkinan adanya tiga pasangan calon bupati lainnya yakni, MYL, AIZ dan RA. “Jika kita memiliki arah untuk memenangkan Pilkada, maka peluang untuk maju dan membentuk koalisi terbuka lebar. Tapi jika tidak, ada dua kandidat bupati yang berpeluang kami dampingi yakni RA atau MYL karena Andi Ilham Zainuddin (AIZ) dipastikan berpasangan dengan ibu Rismayani,”ungkapnya.

Saat ini, salah satu calon kandidat bupati yakni Rahman Assagaf (RA) juga terus melakukan upaya bersama Partai Berkarya. “Kalau RA mampu mengandeng PPP dan PDI Perjuangan, maka ruangnya bersama Gerindra kemungkinan bergabung bersama Muh Yusran Lalogau (MYL). Jadi Partai Gerindra menunggu sampai awal bulan April, dan harus diketahui Gerindra sudah bisa memastikan head to head terjadi di Pilkada Pangkep kalau bergabung bersama MYL,”ujarnya.(awi)