Fahmi Massiara Lantik Pengurus, Pengawas dan Launching KPRI Assamalewuang

  • Whatsapp
Fahmi Massiara Lantik Pengurus, Pengawas dan Launching KPRI Assamalewuang

PAREPOS. CO. ID, MAJENE–Pelantikan pengurus dan pengawas serta launching KPRI (Koperasi Pegawai Republik Indonesia) Pemkab Majene periode 2020 – 2022 berlangsung di ruang Pola Kantor Bupati Majene, Rabu, 4 Maret 2020. Dihadiri Bupati Majene, Sekda, Staf Ahli dan Asisten, Kadis Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdaganga, Kepala BKAD, Para Kabag Setda serta segenap staf Setda Majene.

Pengurus yang dilantik, Ketua Mukhlis, SKM, M. Kes, Wakil Ketua Drs. Masri Mannan, M. Pd, Sekretaris Muhammad Rizlan, ST, M. Ap, Wakil Sekretaris Abdul Rahman, S. Pd dan Bendahara Nurzakiah, SE, M. Si. Sedangkan Dewan Pengawas Ketua H. Kasman, SE, MM
, Sekretaris Hardi Yasin, SH, MH serta anggota Rudi Hartanto, SE, MM.

Bupati Majene, Fahmi Massiara mengatakan belakangan ini mengaku selalu berfikir kenapa Koperasi di Pemkab Majene ini sepertinya tidak ada, ada namanya tapi tidak ada kegiatan yang nampak dipermukaan atau stagnan. Artinya koperasi Beringin yang ada dahulu sepertinya kena sindrom hingga butuh disegarkan kembali atau dibentuk lagi yang baru.

Untuk kata Fahmi sekarang kepada pihak Dinas Koperasi supaya dapat dihilangkan data dari Koperasi Beringin tersebut dan sudah tidak lagi terdaftar. Sebelumnya juga ada koperasi yang dibentuk untuk memback up proses pengadaan atau cicilan rumah berlokasi di Moloku bagi ASN. Namun, semua itu sepertinya sudah mati suri, sudah ditelusuri peranan dan keberadaannya namun tidak ditemukan juga.

“Kita sekarang mau membangun Koperasi yang baru, tentu yang lebih bisa memberikan harapan bagi seluruh staf dan karyawan, khususnya di lingkup Sekretariat Daerah dahulu sebagai langkah awal, dan selanjutnya para pengurusnya nanti ke OPD lainnya untuk dapat bergabung, tapi jangan dulu tergesa gesa, optimalisasi dulu di dalam intern Koperasi Assamalewuang, ” pintahnya.

Dia melanjutkan, bila sudah berjalan koperasi ini, maka para anggota sudah dapat melakukan simpanan wajib, Simpanan Pokok dan simpanan sukarela. Sebab, prospek dari Koperasi ini sangat bagus, tergantung siapa yang jadi pengurusnya, bila pengurusnya amburadul mungkin saja akan bisa hancur, namun bila pengelolahnya disiplin dan tertib ditambah lagi pengawasan dari Dewan Pengawas yang akan memberikan bimbingan, maka akan lebih baik nantinya. (edy)