Sulawesi Barat

Bupati Pasangkayu Imbau Terapkan Semi ‘Lockdown’ di Sulbar

Bupati Pasangkayu, Agus Ambo Djiwa

PAREPOS.CO.ID, PASANGKAYU– Bupati Pasangkayu, Agus Ambo Djiwa MP akan memperketat pengecekan warga yang akan masuk di wilayahnya. Hal itu dalam upayanya memutus mata rantai penyebaran virus korona masuk di Kabupaten Pasangkayu. Penegasan itu diungkapkannya saat menggelar teleconference dengan Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar dan enam kepala daerah lainnya di Aula Pertemuan Rumah Jabatan Bupati, beberapa waktu lalu.

Agus Ambo Djiwa mengungkapkan, sejauh ini Pemkab Pasangkayu telah melakukan langkah antisipatif terkait pencegahan penularan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) dengan membentuk gugus tugas, membangun posko skrening di wilayah perbatasan dan beberapa langkah pencegahan lainnya.

Selain menyampaikan perkembangan langkah pencegahan Covid-19 kepada gubernur, Bupati dua periode tersebut meminta Gubernur Sulbar memberlakukan pembatasan orang masuk secara serentak di semua kabupaten. Karena untuk di Kota Palu, Sulawesi Tengah sendiri sudah pemberlakuan semi lockdown.

Agus menjelaskan, daerah tetangga yakni Sulteng telah menutup akses orang masuk mulai pukul 22.00 Wita sampai pukul 06.00 Wita. “Jadi kami pun akan
memberlakukan demikian. Saya berharap untuk Kabupaten Mateng, Mamuju dan kabupaten lainnya di wilayah Sulbar memberlakukan hal yang sama. Tujuannya agar tidak terjadi penumpukan orang di Pasangkayu,” tegas Agus.

Selain itu, kata Agus, berharap agar Gubernur memprioritaskan bantuan alat pelindung diri (APD) untuk wilayahnya. Karena menurutnya Kabupaten Pasangkayu sebagai daerah perbatasan sangat rentan penularan virus korona. Terlebih, saat ini APD di RSUD Pasangkayu masih sangat terbatas.Jadi kalau ada bantuan APD dari pusat mohon kami diprioritaskan, karena disini wilayah perbatasan yang sangat rentan penularan.(bur).

Loading...
Loading...

TRENDING

To Top