Ajatappareng

Wow, Artefak Kuno di Pinrang, Arkeolog BPCB: Diduga Berusia 400 Tahun

Arkeolog dari Balai Penelitian Cagar Budaya (BPCB) Sulawesi Selatan (Sulsel), Iswadi saat memeriksa benda yang diduga kuat adalah artefak kuno berusia 400 tahun di Pinrang

PAREPOS.CO.ID,PINRANG— Penemuan benda yang diduga artefak kuno dari batu berbentuk manusia yang ditemukan seorang buruh bangunan mulai diteliti. Tim dari Balai Penelitian Cagar Budaya (BPCB) Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu 12 Februari, mendatangi lokasi ditemukannya benda tersebut di Jalan Melati, Kelurahan Penrang, Kecamatan Wattang Sawitto, Kabupaten Pinrang.

Dari hasil pantauan sementara, benda tersebut diduga dan diperkirakan merupakan peninggalan Kerajaan Sawitto, sebelum masuknya ajaran Islam yang berusia sekitar 400 tahun lalu atau pertengahan abad ke-19 sampai abad 20.

Arkeolog BPCB Sulsel, Iswadi mengatakan, patung yang ditemukan buruh bangunan tersebut tergolong unik dibanding dengan temuan benda bersejarah  di daerah lainnya. Keunikannya, kata Iswadi, dibandingkan dengan patung yang lain terletak pada jambul bagian atas. “Jambul pada patung yang ditemukan di Jalan Melati menyerupai konde, sementara yang banyak ditemukan di daerah lain, itu biasanya hanya berbentuk bulat,”katanya.

Loading...

Namun, itu hanya perkiraan sementara karena kegiatan yang dilakukan saat ini, baru sebatas pengambilan data, dan meneliti bagian batu pada patung yang disinyalir bersejarah tersebut. Dan untuk kesimpulan dari hasil, masih perlu dilakukan  penelitian lebih lanjut. “Jadi dugaan awal, benda berupa patung yang ditemukan dalam lubang galian pondasi rumah ini, biasanya digunakan sebagai pusara batu nisan, atau batas wilayah sebuah kerajaan. “Ini ada kaitannya, dengan Kerajaan Sawitto, tapi lagi-lagi untuk membuktikan itu, dibutuhkan penelitian lebih lanjut,” jelasnya.

Ditambahkannya, salah satu kesulitan untuk mendeteksi, sebab patung yang ditemukan itu, sudah diangkat dari lokasi tempat yang ditemukannya lebih awal. Olehnya itu, pihaknya meminta kepada warga yang menemukan benda-benda yang dicurigai sebagai benda purbakala, agar melaporkannya dulu ke pihak terkait. (*/ade)

Loading...
Loading...

TRENDING

To Top