Ajatappareng

Terjerembab di Jembatan Bojo, Truk Tujuan Belopa Bermuatan Pupuk 30 Ton

Kondisi truk dibawah jembatan

PAREPOS.CO.ID, BARRU– Jebolnya lantai jembatan bojo di Kelurahan Bojo Baru, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, Kamis 13 Februari, malam. Menyebabkan sebuah truk 10 roda bermuatan pupuk seberat 30 ton terjerambab di lantai jalan jembatan yang ambas ke sungai. Kejadian yang kali pertama terjadi tersebut, membuat semua pihak mulai mempertanyakan keseriusan pemerintah melalui pihak terkait dalam memantau kondisi jalan di jalur trans sulawesi.

Supir truk naas, Muh Fikram mengakui, tak mengira jika mobil yang dibawanya bisa terjun ke sungai. “Tiba-tiba saja lantai jalan di jembatan amblas dan mengiring mobil terjerembab ke dasar sungai. Sebelumnya tidak merasakan apa, karena tiba-tiba saya sudah dibawah,”katanya. Dia mengakui, truk yang dikemudikan bermuatan pupuk 600 karung, seberat 30 ton dari Makassar dengan tujuan Belopa.

Loading...

Sementara itu, Rusman warga setempat mengaku, jembatan itu sudah lama mengkhawatirkan. Bahkan sudah jauh hari warga sudah menyoroti kondisi jalan di media sosial facebook, tapi tak ada yang menanggapi. ” Setiap kali dilewati bergoyang, bahkan sempat ditimbun pakai tanah oleh warga sekitar. Kondisi jalan, kami ketahui tugasnya pemerintah provinsi karena ini jalur trans dan kalau tidak salah ada pemantauan tiap enam bulan,”ungkapnya. Makanya, kata dia, setiap truk bertonase berat melewati jembatan itu, supirnya selalu was was. Dan kekhawatiran itu terbukti, dan terjadi sekarang.

Kapolsek Mallusetasi AKP Syarifuddin saat dihubungi PAREPOS mengakui, jika jembatan tersebut telah dipagari police line. Untuk penanganannya juga telah diambil alih Polres Barru melalui Satuan Lalulintas. “Kita sudah serahkan laporan ke Polres Barru, melalui Satlantas untuk ditindaklanjuti,”singkatnya, Jumat 14 Februari, pagi tadi.(*)

 

Loading...
Loading...

TRENDING

To Top