Ajatappareng

Sesosok Mayat Pria Asal Pinrang Ditemukan Mengapung di Sungai Bila-Bilae Sidrap

PAREPOS.CO.ID, SIDRAP — Warga Kampung Lonro Kelurahan Rijang Pittu, Kecamatan Maritenggae, Sidrap digegerkan dengan penemuan mayat pria, Rabu, 12 Februari 2020, sekitar pukul 09.45 wita. Sesosok mayat laki-laki yang tidak mengenakan baju itu ditemukan dalam keadaan terapung di Aliran Sungai Bila-Bilae, Kampung Lonro.

Belakangan diketahui, mayat tersebut berisial HA (60) asal Kampung Barakasanda Desa Maritenggae, Kecamatan Suppa, Pinrang itu langsung dibawa ke RSUD Nemal Sidrap. Mayat pertama kali ditemukan oleh lelaki Mustakim (28) warga asal Jalan Andi Sololipu, Kelurahan Rijang Pittu, Kecamatan Maritenggae, Sidrap.

Saat itu, dia berjalan di pinggiran Sungai Bila-bilae dan melihat sesosok mayat yang terapung di aliran sungai Bila-bilae. Lalu kemudian, memanggil warga untuk memastikan mayat tersebut. Kapolsek Maritenggae, Iptu Abd Samad mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap mayat yang ditemukan di aliran sungai di Bila-bilae itu. “Saat ini kami masih menyelidiki penyebab kematian pria paruh baya yang di duga meninggal akibat tenggelam di aliran sungai Bila-bilae. Mayatnya sementara di visum di RSUD Nemal,” ucapnya.

Sementara itu, istri korban, HD (53) menyebut bahwa sebelumnya pada Selasa 11 Februari 2020, korban bersama dirinya dan anaknya berangkat ke Sidrap. Tujuan untuk menbesuk keluarganya yang sedang sakit di RSUD Nene Mallomo Sidrap, dan pada Rabu 12 Februari 2020 sekitar pukul 03.00 wita dini hari korban meninggalkan RSUD Nene Mallomo tanpa sepengetahun keluarganya. “Saat dia pergi dini hari tadi tidak diketahui pergi kemana. Dia juga tidak menggunakan baju. Sehingga kami melapor ke Polsek Maritenggae,” ucapnya. Saat itu, Istri korban mengaku bahwa suaminya itu mengidap penyakit pikun dalam hal ini lupa ingatan. Saat ditemukan di sungai, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan. (ira/ade)

Loading...
Loading...

TRENDING

To Top