Ajatappareng

Sadis! Oknum Sales Bunuh Anak di Bawah Umur di Sidrap

PAREPOS.CO.ID, SIDRAP — Seorang anak di bawah umur menjadi korban pembunuhan usai disetubuhi oleh oknum sales di Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap.

Dia adalah inisial AV (9) menjadi korban pelecehan seksual oleh terduga pelaku inisial AC (16) yang merupakan karyawan di salah satu perusahaan di Kabupaten Pinrang.

Kasat Reskrim Polres Sidrap, AKP Benni Pornika membenarkan peristiwa penganiayaan anak dibawah umur yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang.

“Yah, Kejadiaan naas tersebut terjadi di rumah korban pada Rabu, 12 Februari 2020 sekitar pukul 13.45 wita,” katanya saat dihubungi, Kamis, 13 Februari 2020.

Di hadapan polisi terduga pelaku telah mengakui perbuatannya yang menganiaya korban karena panik dan takut aksinya hendak berbuat senonoh dilaporkan korban ke keluarganya.

Awalnya, sebelum kejadian terduga pelaku mendatangi rumah korban untuk menawarkan produk alat-alat rumah tangga.

Namun, tiba-tiba terduga pelaku hendak mau ke kamar mandi WC dibelakang rumah korban untuk buang air besar.

Setelah meminta ijin ke pemilik rumah, terduga pelaku kemudian pergi ke WC. Namun, melihat air di bak WC hanya sedikit.

Kemudian pelaku AC meminta tolong kepada korban untuk membuka kran air bak mandi yang berada diluar kamar mandi.

Loading...

“Disinilah kemungkinan terduga pelaku ingin berbuat jahat pada korban, sehingga korban masuk kamar mandi atas ajakan pelaku,” ujarnya

Korban yang masih lugu, katanya mengiyakan ajakan pelaku. Lalu pelaku berusaha dan memaksa korban untuk melakukan hubungan badan.

Akan tetapi, korban selalu berontak dan menolak ajakan pelaku, sehingga korban berusaha untuk melarikan diri.

Merasa khawatir pada korban yang masih duduk dibangku SD itu akan melaporkan perbuatannya pada orang tuanya, pelaku kemudian menganiaya korban dan memasukkan kedalam bak air serta menekan kepala korban kedalam air beberapa lama.

Sejurus kemudian, kakak korban menyusul kebelakang rumah juga hendak buang air besar. Kakak korban curiga melihat sandal adiknya berada didepan pintu WC sehingga sempat mengetuk pintu WC yang kemudian terdengar suara pelaku.

Setelah korban sudah tidak bergerak, tiba-tiba terdapat seseorang yang mengetuk pintu sehingga dirinya bergegas menggunakan pakaian dan segera keluar dari kamar mandi.

“Dari interogasi, pelaku mengakui semua perbuatannya itu. Kronoligis kejadian hampir yang diterangkan oleh saksi-saksi korban,” kata AKP Benny.

Dia mengungkapkan, bahwa pelaku masih dimintai keterangannya di Polsek Watang Pulu untuk penyelidikan lebih lanjut. (ira/ade)

Loading...
Loading...

TRENDING

To Top