Metro Pare

Pemulangan Eks Kombatan ISIS, Alissa Wahid : Harus Dikaji Matang

PAREPOS.CO.ID, PAREPARE, – – Pasca ditetapkannya larangan WNI eks kombatan ISIS masuk di Indonesia, tak sedikit tokoh nasional maupun lokal ikut berkomentar. Salah satunya Putri sulung Presiden RI keempat, Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid atau Alissa Wahid.

Menurutnya, kepulangan WNI eks kombatan ISIS yang berada di Suriah dan Turki itu harus dikaji matang-matang. “Tidak bisa diputuskan begitu saja,” kata Alissa disela-sela kunjungannya di KUA Bacukiki kota Parepare, Kamis, 13 Februari kemarin.

Sebagai warga Indonesia, kata dia, juga membutuhkan rasa aman dan rasa nyaman. “Maka kita harus hati-hati ambil keputusan. Sebab jika dipulangkan oleh pemerintah di sana, terus mereka mau kemana,” jelasnya.

Tak hanya Alissa, Pegiat Literasi kota Parepare, Ibrah La Iman juga turut berkomentar. Dia membeberkan, perihal ISIS adalah soal kemanusiaan. Namun, sebagai mukmin, kata Ibrah, sepatutnya dikembalikan kepada kaidah-kaidah agama. “Apabila lebih besar mudharatnya sebaiknya tidak gegabah dalam bertindak,” beber penulis buku sumange’na Parepare itu.

Diketahui, Joko Widodo sendiri yang menghendaki pencekalan terhadap ratusan kombatan eks ISIS masuk ke Indonesia. Dia mengutarakan pencekalan itu lewat akun twitternya, Rabu 12 Februari yang lalu. “Saya telah memerintahkan agar 689 orang itu diidentifikasi satu per satu. Datanya dimasukkan ke imigrasi untuk proses cekal,” imbuhnya.

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyebut ada ratusan WNI yang terlantar di Timur Tengah khususnya Suriah didominasi oleh perempuan dan anak-anak.(mg2)

Loading...
Loading...

TRENDING

To Top