Pasca Penutupan Umroh, Bunyamin: Ibadah di Madinah dan Mekkah Berjalan Seperti Biasa

  • Whatsapp
Pasca Penutupan Umroh, Bunyamin: Ibadah di Madinah dan Mekkah Berjalan Seperti Biasa

PAREPOS.CO.ID, SIDRAP — Penutupan ibadah umroh oleh kerajaan Arab Saudi berdampak terhadap sejumlah travel biro perjalanan ibadah haji dan umroh di Indonesia.

Tak terkecuali, PT An-Nur Maarif yang berkantor pusat di Sidrap juga ikut terkena dampaknya. Pihak manajemen An-Nur menutup sementara layanan visa.

Bacaan Lainnya

Kendati demikian, bagi jamaah yang sudah terlanjut masuk diperbolehkan untuk menjalankan ibadah seperti biasa.

Hal itu disampaikan Direktur PT An-Nur Maarif, H Bunyamin Yapid Lc saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Sabtu, 29 Februari 2020.

Dia menyebutkan, bahwa kondisi saat ini di Madinah seperti bisa, aktivitas jamaah menjalankan ibadah di masjid dan ziarah di masjid rasul juga aman dan lancar.

“Ini jamaah kami yang datang kemarin 180 orang itu sudah melakukan pengajian di pelataran masjid rasul. Kemudian suasana dari Madinah ke Mekkah juga lancar,” ucapnya.

Menurutnya, semuanya seperti biasa namun hanya dibandara dilakukan pengecekan kesehatan terhadap jamaah yang terlanjur terbang sesaat setelah adanya informasi penutupan umroh.

“Terakhir pesawat dari Indonesia angkut jamaah ke Jedda pada pukul 18.30 waktu setempat. Setelahnya itu tidak ada lagi, yang ada hanya pesawat datang hanya mengambil jamaah untuk pulang,” katanya.

H Bunyamin mengaku hal tersebut adalah musibah yang harus disikapi dengan pendekatan islami dan imani.

“Jadi jamaah tidak usah panik, dan tetap tenang seperti biasa. Apalagi khusus jamaah Annur, seat pesawat dan hotel-hotel jamaah tetap aman,” katanya.

Dikatakannya, bahwa semua hotel dan akomodasi Annur sudah aman karena jadwal dan programnya sudah tersusun rapi. Dan itu bisa dipindahkan ke tanggal lain.

“Kalau umroh belum di buka, kita bisa pindahkan jadwalnya. Yang jelas dana jamaah aman meski kita sudah lebih awal pesan hotel di sana,” ujarnya.

Apalagi, kata dia ada pemberangkatan jamaah umroh An-Nur pada 5 Maret sebanyak 150 seat. Semua hotelnya itu sudah aman dan bisa diatur kembali waktunya.

Menurutnya, semua dana jamaah yang akan berangkat pada 5 Maret nanti aman sehingga jika umrah di buka, mereka akan diberangkatkan secepatnya dengan tetap berkordinasi kepada pihak penerbangan sebagai mitra kerja. (ira)