Pendidikan

Pantau Pelaksanaan PAUD HI di Pamboang, Ini Kata Fatmawati Fahmi

PAREPOS. CO. ID, MAJENE–Pelaksanaan Layanan PAUD Holistik Integratif (HI) Kabupaten Majene telah menyasar 40 Taman Kanak-Kanak dan PAUD se Kabupaten Majene. Pada tahun 2019 ada 35 sekolah yang menjadi sasaran, kemudian di Tahun 2020 Pemerintah Kabupaten Majene kembali menambah Lima Sekolah (TK dan PAUD).

Kelima sekolah tambahan tersebut, di fokuskan di empat kecamatan yang masuk dalam lokus Stunting di Majene. Masing – masing satu di Kecamatan Banggae, Pamboang, dan Sendana. Selebihnya ada dua di Kecamatan Malunda.

Untuk memantau pelaksanan PAUD HI di Kecamatan Pamboang, Bunda PAUD Kabupaten Majene, Hj Fatmawati Fahmi bersama jajarannya kemarin mengunjugi dua TK Pertiwi Darussalam di Luaor dan TK PGRI Nurul Insan Pesuloang. Di dua lokasi tersebut, Bunda PAUD memantau seluruh elemen, mulai dari kinerja Fasilitator, parenting, peserta didik hingga para tenaga didik yang ada.

Menurut Fatmawati secara umum di dua sekolah tersebut telah berjalan baik, hanya saja tetap ada catatan khususnya bagi para fasilitator agar lebih proaktif serta persentase kehadiran orang tua juga dimaksimalkan. Selain itu kata Ketua TP PKK Majene itu, pihak pemerintah kelurahan ataupun desa harus memperhatikan kondisi bangunan sekolah yang dinilai belum representatif bagi kenyamanan peserta didik.

Loading...

“ Seperti kendala lokasi bangunan yang kurang representatif, sebaiknya mencari tempat baru, untuk pelaksanaan PAUD HI bisa tercapai” ucapnya.

Ia juga mengatakan dari 40 Fasilitator yang ada, semuanya berasal dari bidang keilmuan yang berbeda. Mulai dari ahli gizi, dokter umum, dokter gigi dan anak. Serta ada juga dari Pendidikan Kementerian agama, dan lainnya. Kesemuanya mencakup pola pengembangan anak usia dini untuk memenuhi kebutuhan esensial anak. Bahkan meliputi berbagai aspek fisik dan non-fisik, termasuk mental, emosional, dan sosial.

Dia melanjutkan, pengembangan PAUD holistik integratif juga bertujuan memenuhi lima pilar hak anak. Mulai dari hak anak untuk terhindar dari penyakit, serta hak terpenuhi kecukupan gizi agar dapat bereksplorasi dan mengembangkan kemampuan otaknya dengan maksimal. Selain itu, anak juga perlu distimulasi sedini mungkin, mendapatkan pengasuhan yang baik, serta hak mendapatkan perlindungan dari kekerasan fisik dan psikologis. Tentunya, lima pilar inilah yang disebut pengembangan PAUD holistik integratif. (edy)

Loading...
Loading...

TRENDING

To Top