Metro Pare

Mangkir Panggilan Ombudsman, Gustam Kasim: Sibuk Kawal Tes CPNS

Kepala BKPSDM Kota Parepare, Gustam Kasim saat memberikan penjelasan kepada salah satu awak media Harian Parepos saat ditemui terkait pemanggilan Ombudsman Sulsel

PAREPOS.CO.ID, PAREPARE– Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Parepare mangkir dari panggilan Ombudsman Provinsi Sulawesi Selatan. Pemanggilan tersebut terkait penundaan pangkat seorang ASN di lingkup Pemerintah Kota Parepare.

Asisten Pemeriksaan Laporan Ombudsman Provinsi Sulawesi Selatan, Hasrul Eka Putra menjelaskan, pihaknya bakal memanggil BKPSDM Parepare untuk dimintai keterangannya terkait laporan tersebut. “Ini baru panggilan permintaan keterangan kedua, setelah ini baru masuk panggilan pertama, setelah itu baru panggilan kedua, panggilan ketiga, lalu panggilan paksa. Demikian langkah formil atas tindak lanjut Laporan tersebut,” kata Hasrul, Selasa, 11 Februari, kepada Parepos Online.

Loading...

Namun, pihak terlapor dalam hal ini BKPSDM, kata dia, dapat secara kooperatif merespon panggilan tersebut. “Saya percaya kita sama-sama ingin perbaikan pelayanan publik,” ungkapnya. Pihaknya bakal menjadwal kembali pemanggilan kepada pihak BKPSDM, Selasa 18 Februari mendatang. “Pemda sudah menyampaikan jadwal pemanggilan sebagaimana dalam surat Ombudsman bersamaan dengan kegiatan seleksi CPNS di Parepare yang juga penting,” ucapnya.

Saat dikonfirmasi, Kepala BKPSDM Parepare, Gustam Kasim menjelaskan, pihaknya tetap kooperatif dan bersedia hadir pada pemanggilan berikutnya. “Inikan kami sedang sibuk mengawal pelaksanaan tes CPNS. Namun, kami siap hadiri panggilan berikutnya,”ujarnya.

Diketahui, ASN Pemkot Parepare, Muslimin melapor ke Ombudsman 14 Januari lalu soal kenaikan pangkatnya yang belum ada titik terang. Pangkatnya dari golongan IIIc ke IIId yang tersendat kini memasuki bulan ke-15. Sebelumnya, DPRD Parepare juga sudah dua kali memanggil dan meminta keterangan terkait masalah tersebut. Namun, hingga akhir Januari yang lalu, kenaikan pangkat Muslimin belum juga menemui kejelasan.(mg2)

Loading...
Loading...

TRENDING

To Top