Korupsi di Puskesmas Tosara Wajo, Enam Masih Diusut

  • Whatsapp
Korupsi di Puskesmas Tosara Wajo, Enam Masih Diusut

PAREPOS.CO.ID, WAJO – Tujuh proyek pembangunan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kabupaten Wajo, kini menjadi sorotan pihak kejaksaan. Satu puskesmas diantaranya sudah terbukti, bahkan lima diantaranya telah ditetapkan sebagai terpidana dari kasus korupsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Proyek yang menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 200 juta di Puskesmas Tosora telah melalui sidang di Pengadilan Tipikor Makassar. Dalam proyek tersebut, lima orang ditetapkan sebagai terpidana diantaranya, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) berinisial AM, PPK berinisial HS, Konsultan Pengawasan berinisial MI beserta dua kontraktor, MR dan SH oleh Pengadilan Tipikor Makassar.

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Wajo, Nova Aulia Pagar Alam membenarkan adanya penetapan terhadap lima orang di proyek Puskesmas Tosora dan terbukti melakukan tindak pidana korupsi di Kabupaten Wajo. Kasus ini telah bergulir sejak Desember 2017, lalu. “Ada lima orang yang ditetapkan sebagai terpidana oleh Pengadilan Tipikor Makassar pada kasus ini, dan beberapa terpidana menempuh upaya hukum banding,”kata Nova Aulia, Rabu 26 Februari 2020.

Bacaan Lainnya

Nova Aulia mengatakan, dalam kasus ini, pihaknya mengalami kendala sehingga membutuhkan waktu kurang lebih 7 bulan lamanya.
” Terpidana diganjar 1 tahun 6 bulan, kerugian sekitar Rp 200 juta. Putusannya Puskesmas Tosora pada Kamis 20 Februari, lalu,”tegasnya. Sedangkan untuk enam proyek Puskesmas lainnya, kejaksaan masih butuh beberapa ahli untuk menanganinya. “Tidak bisa dipastikan kapan selesai, tapi kasus enam proyek puskesmas ini nanti akan diusahakan cepat selesai, karena yang kerjakan kasus ini hanya dua orang saja,”jelasnya.

Seperti diketahui, kasus dugaan korupsi tujuh proyek pembangunan Puskesmas di Kabupaten Wajo telah bergulir sejak Desember 2017, lalu. Dalam kasus tersebut, kerugian negara masih tahap penyidikan, namun diduga cukup besar. Anggaran pembangunan tujuh puskesmas tersebut menggunakan APBD tahun 2015, kemudian mendapatkan tambahan anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2016. Selain Puskesmas Tosora, enam proyek lainnya yakni Puskesmas Liu, Puskesmas Gilireng, Puskesmas Salobulo, Puskesmas Belawa, Puskesmas Pitumpanua dan Puskesmas Tanasitolo. (ima)