Korban Laka Tunggal, Pengangkut Durian Dimintai Ganti Rugi

  • Whatsapp
Korban Laka Tunggal, Pengangkut Durian Dimintai Ganti Rugi

PAREPOS.CO.ID, WAJO – Sudah jatuh tertimpa tangga lagi. Seperti itu kira-kira yang dialami Sandi (31), seorang supir pengangkut durian pasca laka tunggal di Poros Makassar-Palopo, Desa Bulu Siwa, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, Selasa 25 Februari 2020.

Bagaimana tidak, selain mengalami kerugian karena mobil yang dikemudinya mengalami lecet karena kecelakaan, Sandi juga harus mengganti kerugian akibat merusak fasilitas umum lampu penerangan jalan umum (PJU).

Kasat Lantas Polres Wajo, AKP Muh Yusuf saat dihubungi mengatakan, kronologis kecelakan berawal saat mobil Daihatsu Grand Max, Nopol DD 8572 YE yang di kemudikan oleh Sandi (31) warga Sungguminasa Kabupaten gowa, bergerak dari arah Palopo ke Makasar atau bergerak dari arah utara ke selatan.

“Diduga mengantuk sehingga pas melewati jalan menikung, sopir tiba-tiba hilang kendali sehingga mobil berjalan lurus dan menabrak tiang lampu penerangan jalan umum dan terbalik,” ungkapnya.

Sementara Kepala Desa Bulu Siwa, Amirulla, menuntut pertanggungjawaban dari sopir untuk mengganti rugi lampu penerangan jalan umum (PJU).

“Kami minta sopir bertanggungjawab untuk memperbaiki PJU. Karena ini lampu jalan tenaga surya nilainya sekitar 14 juta rupiah,” ujar Amirullah.

Tak ada korban jiwa dari peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai Rp20 juta.(ima)