Sulawesi Barat

Canangkan RP2KPKP di Rangas, Ini Penegasan Bupati Majene

Bupati Majene saat memantau pelaksanaan program RP2KPKP

PAREPOS. CO. ID, MAJENE–Bupati Majene, Fahmi Massiara kembali melakukan peresmian program Rencana Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Perkotaan (RP2KPKP) tahun anggaran 2019. Kegiatan itu dilaksanakan di Lingkungan Pa’besoang, Kelurahan Rangas, Kecamatan Banggae, kemarin. Pada peresmian yang ikut dihadiri  Wakil Bupati Majene, Ketua DPRD Majene beserta anggota , Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulbar, diwakili oleh Kasi Perencanaan Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulbar, Abdul Rahman. Y, ST, Kepala BPN Majene, Ketua TP. PKK Majene, pimpinan OPD serta undangan lainnya.

Camat Banggae, Hj Atika Syamsiar dalam laporannya mengatakan, pihaknya sangat mengapreasiasi kepada Pemkab Majene yang telah mengintervensi wilayah Kelurahan Rangas, dengan menjadikannya sebagai kawasan tanpa kumuh melalui APBN tahun 2019. Seperti pekerjaan yang telah dilaksanakan meliputi rabat beton, drainase dan Tempat Penjemuran Ikan (TPI).

Loading...

Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulbar, diwakili oleh  Kasi Perencanaan Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulbar, Abdul Rahman menyebutkan, untuk mewujudkan program RPJPN Tahun 2005 – 2025 ini adalah terwujudnya Kota Layak Huni. Hal itupun melalui persetujuan Bupati Majene. Sehingga, penanganan kawasan kumuh di Kelurahan Rangas ini dapat terlaksana.

Bupati Majene, Fahmi Massiara dalam sambutannya menjelaskan, sebagaimana diketahui bersama bahwa penataan peningkatan kualitas kawasan permukiman kumuh dengan luas 15 hektar atau lebih kewenangan pemerintah pusat, luas 10 sampai 15 hektar kewenangan pemerintah provinsi, dan luas di bawah 5 hektar adalah kewenangan Pemerintah Kabupaten. Tetapu, walaupun demikian semua adalah tanggung jawab bersama.

Dengan adanya pembangunan infrastruktur yang bersumber dari APBN yang terdiri dari pekerjaan Penjemuran Ikan, Drainase dan Pembangunan Jalan Rabat Beton melalui program RP2KPKP yang berlokasi di lingkungan dengan Kelurahan Rangas diharapkan kepada masyarakat untuk dapat dimanfaatkan dengan baik. “Semoga program kegiatan ini dapat berkelanjutan untuk menuju tercapainya pengentasan permukiman kumuh perkotaan menjadi 0 (Nol) hektar di Kabupaten Majene,” harapnya. (edy)

Loading...
Loading...

TRENDING

To Top