Sulawesi Barat

Banggae Tuan Rumah Pencanangan Musrenbang Tingkat Kecamatan

PAREPOS. CO. ID, MAJENE–Pencanangan musrenbang tingkat kecamatan dilakukan dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Daerah (RKPD) Kabupaten Majene Tahun 2021. Acara itu berlangsung di ruang pola Kantor Bupati Majene, Senin 17 Februari 2020 yang dihadiri Wakil Bupati Majene, Ketua DPRD Majene beserta anggota, Staf Ahli dan Asisten, Pimpinan OPD, Para Camat, serta lurah dan kades dan undangan lainnya.

Laporan pelaksana kegiatan Camat Banggae selaku tuan rumah, Dr. Hj. Atika, S. Sos, MM sebelumnya menyampaikan permohonan maaf bahwa sejatinya Pelaksanaan Pencanangan Musrenbang RKPD Kecamatan dilaksanakan di Kantor Kecamatan Banggae, namun karena kondisi ruang rapat yang tidak memadai sehingga bergeser ke ruang pola kantor Bupati Majene.

Atika melanjutkan keunggulan Musrenbang tahun 2020 yaitu adanya pemberian pagu indikatif kecamatan yang telah dibahas dalam musrenbang kecamatan sebesar Rp1 miliar per kecamatan. Terdiri dari tiga bidang mulai dari Fispra, Sosbud dan Ekonomi.

Serta longlist usulan kegiatan mulai dari tingkat lingkungan, dusun, desa / jelurahan dan kecamatan akan dibahas dalam forum OPD dan Musrenbang Kabupaten. Selain itu juga penyerahan longlist kepada anggota DPRD untuk menjadi bahan pokok pokok pikiran. Termasuk su strategi Kecamatan Banggae seperti reformasi birokrasi dan Tata Kelola Pemerintahan yang baik (good governance) menuju Majene Profesional, Produktif da Proaktif.

Sambutan Ketua DPRD Majene, Salmawati Djamado, SE menuturkan bahwa tidak bisa dipungkiri forum Musrenbang merupakan wadah penyampaian aspirasi masyarakat melalui musrenbang terjadi proses timbal balik antara masyarakat dengan pemerintah. Sehingga pembangunan diharapkan bisa terlaksana dengan baik. Disamping ifu pelaksanaan Musrenbang ini dilaksanakan secara Bottom – Up, dari bawah ke atas, sehingga penyerapan aspirasi lebih komprehensif.

Wakil Bupati Majene, H Lukman yang sekaligus membuka secara resmi Musrenbang RKPD langsung menjawab harapan Ketua DPRD Majene tentang Insentif para kader kesehatan.

” Saya berharap kepada Pimpinan OPD terkait dalam hal ini Dinas Kesehatan, untuk dapat menganggarkan insentif para Kader Kesehatan tersebut. Saya juga berharap kepada anggota DPRD Majene untuk dapat mengawalnya sesuai yang diharapkan, “tandas Lukman

Walau diakui lanjutnya, APBD tahun ini banyak terkuras karena pembiayaan dan pelaksanaan pilkada. Karena itu pemerintahan saat ini harus sama sama mengencangkan ikat pinggang di tahun 2020 ini lantatan sebagian besar APBD Majene banyak yang terkuras pada pembiayaan Pilkada 2020. (edy)

Loading...
Loading...

TRENDING

To Top