Tali Asih Jadi Program Rutin Polres dan Bhayangkari Parepare

  • Whatsapp
Tali Asih Jadi Program Rutin Polres dan Bhayangkari Parepare

PAREPOS.CO.ID,PAREPARE– Kepolisian Resort (Polres) bersama Bhayangkari Cabang Parepare menggelar bakti sosial dalam program tali asih tiap hari Jumat. Program yang akan menjadi salah satu agenda rutin, kembali dilaksanakan di Kelurahan Mallusetasi, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, Jumat 3 Januari, pagi tadi.

Kapolres Parepare AKBP Budi Susanto SIk menuturkan, kegiatan ini merupakan salah satu program rutin Polres Parepare yang dilaksanakan setip hari jumat dengan tema ‘ Polres Parepare Bersama Bhyangkari Cabang Parepare Peduli Terhadap sesama’.

Bacaan Lainnya

Hal itu dilakukan guna meringankan beban masyarakat yang kurang mampu.” Hari ini kita berkunjung sekaligus memberikan bantuan berupa sembako kepada keluarga ibu Syamsuduha (75) yang tinggal bersam dua saudaranya, Malik (60) dan Rosdiana (56) mereka tinggal serumah, tidak memiliki pekerjaan diusianya yang lanjut, dan berharap dari uluran tangan tetangganya, ” ujar AKBP Budi Susanto.

Kegiatan peduli terhadap sesama ini Lanjutnya, merupakan kegiatan rutin yang kita laksanakan sekali dalam seminggu sekali dengan tujuan untuk meringankan beban masyarakat yang membutuhkan, serta mendekatkan polisi dengan masyarakat. “Kita sebagai polisi bukan hanya sebagai pengayom, pelindung serta pelayan masyarakat. Namun, kita juga mengedepankan sisi humanis sebagai garda terdepan untuk masyarakat, ” katanya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Binmas Polres Parepare AKP Syarifuddin, Kapolsek Kawasan Pelabuhan Nusantara (KPN) AKP Saharuddin, Ketua Bhayangkari Cabang Parepare NY. Yanti Budi Susanto, Ketua Ranting KPN serta pengurus Bhyangkari Cabang Parepare serta jajaran.

Sementara itu, penerima bantuan Syamsuduha mengungkapkan, jika dirinya dan adik-adiknya sudah tidak mampu lagi bekerja serabutan dengan usianya saat ini. ” Saya sudah tua nak sudah tidak bisa lagi bekerja keras, begitu pula dengan adik-adik saya. Pernah berjualan nasi nak tapi tidak pernah laku, untuk makan sehari-hari kita hanya berharap dari orang-orang di sekeliling, “ungkapnya.(*/ade)

Pos terkait