Rakor Perdana TPID Kabupaten Majene tahun 2020, Ini Pembahasannya

  • Whatsapp
Rakor Perdana TPID Kabupaten Majene tahun 2020, Ini Pembahasannya

PAREPOS.CO.ID,MAJENE– Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Barat, Budi Sudaryono pada rapat koordinasi (Rakor) perdana Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Majene, Selasa 7Januari di aula Bapeda Majene menjelaskan, potensi Inflasi di triwulan pertama tahun 2020 akan naik dari biasanya atau lebih tinggi dari triwulan ke empat tahun 2019.

Hal tersebut di pengaruhi adanya kenaikan iuran BPJS Kesehatan, kenaikan harga rokok hingga ke eceran, serta pasokan ikan yang dipengaruhi oleh faktor cuaca. Selain itu, kata Budi, kenaikan juga terjadi pada harga beras, namun harga akan kembali normal saat Februari – Maret 2020.

Bacaan Lainnya

Sementara untuk komoditi bawang merah akan sedikit naik menuju harga Rp 25.000 perkilogram. Seusai rakor Budi untuk pertama kali menginjakkan kaki di Sentra Pengembangan Bawang Merah di Sondong juga mengaku sangat terkesan, secara lokasi daerah tersebut bisa dikembangkan agrowisata yakni menggabungkan perkebunan dan objek wisata.

Pada kesempatan itu, BI Perwakilan Sulawesi Barat, kata Budi Sudaryono, berkomitmen akan melanjutkan pembinaan di sentra bawang merah termasuk memberikan intevensi di komoditas bawang putih. “Kami tetap komitmen melanjutkan pembinaan untuk bawang merah, termasuk bawang putih yang sekarang dikembangkan di Ulumanda,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bapeda Majene, Hj Andi Adlina menyebutkan, sekaitan dengan rencana pasar lelang sudah ada kelompok tani yang berkeinginan untuk mengikutkan bawang merahnya di Pasar lelang nantinya.

” Secara teknis masih akan dbicarakan pelaksanaannya antara pertengahan Januari atau akhir Januari . Yang pasti dalam waktu dekat pasar lelang akan seger hadir di Majene, ” katanya. (edy)

Pos terkait