Metro Pare

PDAM Parepare Stop Distribusi Air ke Pelanggan, Kok Bisa?

PAREPOS.CO.ID, PAREPARE– Instensitas hujan lebat menyebabkan beberapa lokasi di Parepare terkena dampak banjir. Termasuk sumber air baku PDAM di Salo (Sungai) Karajae yang meluap menyebabkan banjir.  PDAM pun melakukan antisipasi dini agar tidak terjadi kerusakan instalasi pengolahan air (IPA) parah akibat banjir.

Salah satunya menyetop sementara distribusi air karena ditakutkan terjadi korselinting atau hubungan arus pendek sistem kelistrikan PDAM. Distribusi air terhenti dipertanyakan warga. Pelanggan PDAM di Kelurahan Bumi Harapan, Kecamatan Bacukiki Barat Parepare, Syahrir mempertanyakan kenapa air PDAM tidak mengalir. Padahal banjir alias banyak air baku. “Pak Dirut PDAM, kenapa air mati di perumahan Ellekalukue , apakah karena ada banjir, kalau betul kapan bisa dihidupkan kembali,” singkatnya.

Senada diungkapkan warga Jalan Jendral Sudirman, Chaca jika sudah selama tiga hari air tak mengalir. Padahal intesitas curah hujan cukup tinggi. “Tolong kiranya segera dialirkan, jangan sampai bak penampungan kebawah angin jika tak terisi,”katanya.  Humas PDAM Kota Parepare, Imran Sulnas menyampaikan permohonan maaf kepala pelanggan akibat terganggunya distribusi air ke pelanggan untuk sementara waktu. Menurutnya, distribusi air terganggu akibat banjir di sumber air baku PDAM di Sungai Karajae. “Karena banjir di sumber air baku, maka pompa inteke dan distribusi dimatikan sementara. Ini untuk antisipasi terjadinya kerusakan parah pada sistem kelistrikan,” jelas Imran.

Imran menyebutkan, ketika banjir surut dan dilakukan pembersihan sumur intake rampung dikerjakan, maka distribusi air ke pelanggan kembali dinormalkan.
“Betul air distribusi air sementara tidak ada, karena banjir si sumbar Sungai Karajae, akibatkanya pompa intake dan distribusi dimatikan, dikhawatirkan pompa korsleting, Insya Allah setelah surut dan pembersihan sumur intake selesai pelayanan air kembali normal,” janji Imran. (anj)

Loading...
Loading...

TRENDING

To Top