Hukum dan Kriminal

Oknum Wartawan Mingguan Dipolisikan Gegara Tawarkan Iklan HUT Pangkep, Ini Kronologisnya

Korban oknum wartawan mingguan dan bukti laporannya ke pihak kepolisian

PAREPOS.CO.ID,PANGKEP– Seorang oknum
wartawan mingguan berinisial IN yang mengaku dari Media Jaya Pos dilapor ke polisi. Pelaporan tersebut lantaran diduga oknum wartawan itu melakukan pemerasan kepada salah satu pejabat dilingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Pangkep.

Dugaan pemerasan itu pun telah dilaporkan secara resmi ke Polres Pangkep. Saat dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polres Pangkep, AKP Anita Taherong membenarkan adanya laporan tersebut dan sudah diterima. “Iya laporannya sudah masuk dan sekarang tengah ditangani oleh penyidik,”ujarnya, Jumat 17 Januari, malam ini.

Sementara itu korban pelapor, Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Disdik Pangkep, Nurliah SPd MSi menjelaskan kronologis insiden yang dialaminya pagi hari tadi di ruang kerjanya. Oknum wartawan tersebut menawarkan rencana pemuatan Iklan HUT Pangkep tahun 2020 senilai Rp750 ribu.

Loading...

“Tawarkan iklan, saya sampaikan nanti dibicarakan, karena tidak serta merta langsung bisa diberikan. Tapi dia mau minta langsung dibayarkan dengan harga Rp750 ribu. Nah, dimana mau diambilkan anggaran itu, tentu harus dibahas dulu,”kata Nurliah.

Tidak sampai disitu, lanjut Nurliah, oknum wartawan tersebut langsung marah, mengancam dan menuding hal yang tak mendasar. “Marah itu oknum wartawan, mengancam baru menuding bilang disini banyak penyelewengan mau nabongkar,”katanya didepan penyidik.

Dari situ, dia langsung menolak tawaran iklan tersebut. Dan oknum wartawan tersebut terselut emosinya hingga mengacak-acak dokumen negara yang berada di atas meja kerja korban. “Dokumen kantor, dan surat tugasku diacak-acak. Ini yang saya tidak terima juga, mestinya dia beretika sebagaimana etika jurnalis itu,”ungkapnya. (awi)

Loading...
Loading...

TRENDING

To Top