Nelayan Kerja Serabutan, BMKG: Gelombang Laut Capai 2,5 Meter

  • Whatsapp
Nelayan Kerja Serabutan, BMKG: Gelombang Laut Capai 2,5 Meter

PAREPOS.CO.ID,POLMAN — Cuaca ekstrem yang terjadi diwilayah perairan Kabupaten Polewali Mandar (Polman) dan Majene dalam sepekan ini, membuat nelayan was-was melaut. Akibatnya sebagian besar warga yang berprofesi nelayan yang berada di daerah pesisir untuk sementara waktu memilih menaikkan perahunya.

Salah satu Nelayan asal Kampung Baru, Desa Tonyaman, Kecamatan Binuang, Syamsul mengaku sudah sepekan terakhir tidak melaut. Dia bahkan memilih untuk sementara kerja serabutan di darat.

Bacaan Lainnya

Untuk sementara waktu kita kerja serabutan dulu, sambil benah-benahi alat tangkap, dan perahu juga dinaikan untuk diperbaiki yang rusak. Nanti bagus cuaca baru kita bisa lagi melaut lagi, kalau cuaca ekstrem angin kencang yang disertai gelombang tinggi pastinya kita takut melaut.

Terpisah, pihak Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas II Kabupaten Majene, Bagian Prakirawan, Sultan mengatakan, untuk saat ini daerah perairan selat Makassar wilayah Sulbar. Perairan Polman dan Majene tinggi gelombang laut diperkirakan 1-2,5 meter. Olehnya itu, diimbau kepada seluruh nelayan agar tetap berhati-hati dan waspada dengan intensitas gelombang tinggi.

Sultan mengakui, data porakiraan BMKG untuk hari ini dan besok hari diperkirakan gelombang tinggi terus terjadi diperairan Sulbar. Namun tidak menutup kemungkinan data ini bisa berubah,tapi pastinya 80 persen gelombang tinggi akan terus terjadi. “Jadi bagi nelayan yang ingin melaut tetap waspada akan cuaca ekstrem,”tegas Sultan, Selasa 7 Januari 2019.(win/ade)

Pos terkait