Metro Pare

Layanan Kesehatan Gratis di Lontangnge, Ini Kata Ketua Lazismu Parepare

PAREPOS.CO.ID, PAREPARE–Lembaga Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Parepare bersama Muhammadiyah Disaster Management Centre (MDMC) menyiapkan layanan pemeriksaan dan pengobatan gratis kepada warga yang terdampak bencana banjir. Layanan kesehatan gratis ini, Lazismu menggandeng Puskesmas Lemoe dan Call Centre 112 yang digelar di Lontangnge, Kelurahan Watang Bacukiki, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare, kemarin.

Dalam program ini, warga tidak perlu membawa atau memperlihatkan kartu identitas, seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau kartu keluarga (KK) dalam melakukan pemeriksaan kesehatan. Ketua Lazismu Parepare, Hj Erna Rasyid Taufan mengatakan, Lazismu berupaya terus hadir di tengah masyarakat yang memerlukan bantuan, sehingga menghadirkan layanan pemeriksaan dan pengobatan gratis yang bekerjasama dengan Call Center 112.

“Banyak yang telah menyalurkan bantuan logistik, termasuk Lazismu. Sehingga saya berpikir bantuan kali ini adalah memberikan pelayanan kesehatan gratis dengan memeriksa kondisi kesehatan warga pasca banjir dan langsung diberikan obat, dan akan ditangani dengan tenaga kesehatan yang profesional,” jelas Erna Rasyid Taufan.

Tak hanya itu, Ketua TP PKK Kota Parepare ini juga memperkenalkan program ‘One House One Alquran’ sebagai bentuk dan upaya pengobatan rohani masyarakat.
Program yang bekerjasama dengan sejumlah organisasi sosial, agama, dan kemasyarakatan ini, untuk membiasakan masyarakat agar terbiasa untuk membaca Alquran dalam aktivitas keseharian.

“Selain adanya layanan kesehatan gratis untuk mengobati fisik warga. Dengan penyerahan Alquran setiap rumah dapat mengobati rohani para warga, sehingga trauma warga terdampak bencana alam dapat terobati,” ungkapnya. “Bencana merupakan salah satu cara Allah SWT agar kita mendekatkan diri kepad-Nya, sehingga saya sangat berharap saudara-saudariku tabah mengahadapi bencana ini,”timpal Erna Rasyid Taufan.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Lemoe, dr Sufriani yang dihubungi terpisah mengatakan, sebanyak 49 warga yang diperiksa kesehatannya dalam program tersebut. “Ada 49 warga di sana diperiksa kesehatannya. Kondisinya sehat dan stabil,” kata mantan Kepala Puskesmas CempaE ini. Ia menambahkan, pemeriksaan kesehatan tersebut juga melibatkan Call Centre 112. “Tadi juga ada Ibu Wali hadir bersama-sama dengan warga sekitar,” pungkas dr Sufriani di Puskesmas Lemoe. (mat)

Loading...
Loading...

TRENDING

To Top