Metro Pare

Duh, Dewan Geram di RDP Bersama Kemenag Parepare, Kok Bisa?

Rapat Dengar Pendapat yang dilaksanakan Komisi II DPRD Parepare dengan Kementrian Agama (Kemenag)

PAREPOS.CO.ID, PAREPARE – Komisi II DPRD Kota Parepare menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama perwakilan Kementerian Agama Kota Parepare di ruangan komisi II, Selasa 28 januari 2020.

RDP dilakukan lantas adanya kuota jamaah sebanyak 122 yang telah mendaftar sejak 11 hingga 12 tahun lalu. Namun, saat ditanya terkait regulasi pergantian jamaah yang batal, pihak Kemenag seolah tidak menguasai regulasi penyelenggaraan Haji dan Umrah.

Kepala Seksi Haji dan Umrah, Hasnah Nurdin menyebutkan, kuota yang ditetapkan itu tidak bisa ditambah atau dikurangi. Jika ada yang batal karena sakit, ahli warisnya yang menggantikan.

Selanjutnya, kata dia, pihaknya akan mengusulkan pemberangkatan jamaah haji yang lanjut usia (Lansia). “Kuota lansia kami usulkan 135 ke pusat. Namun tahun 2019 kami tidak dapat jatah jamaah lansia. Karena itu wewenang pusat,” ucapnya.

Sementara, Komisi II DPRD Kota Parepare mengaku kecewa dengan penjelasan dari pihak Kemenag. Hal tersebut diungkapkan Ketua Komisi II Kota Parepare, Kamaluddin Kadir saat memimpin RDP.

Loading...

Kamaluddin mengatakan, pihak perwakilan Kemenag tidak menguasai regulasi tentang penyelenggaraan haji dan umrah. “Saya kecewa karena ibu Hasnah tidak memiliki data, terlebih lagi dia tidak mampu menafsirkan undang undang. Kami tidak puas,” kata Kamaluddin.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga kecewa dengan ketidakhadiran Kepala Kantor Kemenag Kota Parepare. “Saya kecewa dengan pimpinannya (Kakan Kemenag- red) karena tidak mau datang, kami akan kembali jadwalkan di awal bulan Februari mendatang”,tegasnya.

Saat RDP berlangsung, terlihat jelas Ketua Komisi II tampak kesal saat Hasnah Nurdin memotong-motong pembicaraannya. “Meskipun anda berada di lembaga vertikal, anda harus patuhi aturan kita, ini forum Komisi II,”ujar Kamaluddin.

Perlu diketahui, dalam Penjelasan UU 8 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Haji dan Umrah dikatakan bahwa Ibadah Haji merupakan rukun Islam kelima yang wajib dilaksanakan oleh setiap umat Islam yang mampu, baik secara fisik, mental, spiritual, sosial, maupun finansial dan sekali dalam seumur hidup. (mg2)

Loading...
Loading...

TRENDING

To Top