Info Desa

DPMD Pasangkayu Bimtek Calon Anggota BPD

PAREPOS.CO.ID, PASANGKAYU–Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pasangkayu menggelar Bimtek pembekalan panitia pengisian anggota BPD se-Kabupaten Pasangkayu periode 2020-2026, di Aula DPMD. Kegiatan dibuka Kadis PMD Moh Iqbal N Pali,SP,M.Si, didampingi Kabid Administrasi Pemdes Muhammad Sarjan,S.Sos.

Pemateri Abdul Azis, S.Sos,MMA, pelatih nasional pemberdayaan masyarakat desa yang juga Kabid Pengawasan Bapenda Kabupaten Pasangkayu dan Nahar, SE, Tenaga Ahli P3MD Pasangkayu dan pendamping lokal desa. Bimtek diikuti panitia pemilihan BPD yang diwakili 2 orang dari 46 desa yang
menggelar pemilihan anggota BPD Februari 2020.

Moh Iqbal meminta kepada panitia untuk bekerja secara tim dan bekerja secara kompak dan menghindari gesekan di tengah masyarakat. “Berikanlah pelayanan yang baik selama tahapan-tahapan yang telah ditentukan,” harap Iqbal. Ia juga mengimbau bagi panitia membangun komunikasi diantara panitia dan bekerjalah sesuai aturan yang ada. Panitia juga berharap melalui Bimtek menjadi bekal teknis hari ini untuk diterapkan di desa masing-masing.

Loading...

Abdul Azis dalam meterinya menjelaskan, maksud dari pembekalan ini agar panitia pengisian BPD memahami tugas kepanitiaan dan dapat melaksanakan tugas kepanitiaan berdasarkan tahapan.”Dasar hukum pelaksanaan pengisian BPD adalah UU Desa Nomor 4 Tahun 2014 tentang Desa,Permendagri Nomor 110 Tahun 2016 dan Perda Nomor 5 Tahun 2017, adapun Undang-undang atau peraturan yang sebelumnya itu sudah dianggap tidak berlaku,” kata Azis.

Azis meminta panitia menghindari masalah dan meminimalisasi masalah.Ketika panitia bekerja sesuai juknis yang telah diberikan, yakin dan percaya tidak akan ada masalah. Mantan Camat Balutaba ini juga berharap agar pendaftaran anggota BPD disampaikan ke seluruh lapisan masyarakat dan di pajang ditempat-tempat umum.

Tujuannya, untuk menghindari tuntutan bagi panitia di kemudian hari. “Menurut Undang-undang,pengisian anggota BPD ini dilakukan secara musyawarah mufakat, kalau tidak berhasil baru dilakukan pemilihan atau voting dengan pemilih terbatas yang ditentukan panitia lewat musyawarah,” tambahnya.

Azis berpesan kepada seluruh panitia pengisian BPD untuk bekerja secara profesional yang mengedepankan kepentingan umum. “Hindari masalah, tidak boleh ada keberatan dari pihak manapun ke PMD terkait hasil pemilihan BPD,” ungkap Azis. (bur)

Loading...
Loading...

TRENDING

To Top