Politik

Buntut Visi dan Misi Golkar, Bawaslu Resmi Panggil Wabup, Sekda Menyusul

PAREPOS. CO. ID, MAJENE–Penyampaian visi dan misi bakal calon (Balon) bupati dan wakil bupati Majene di sekretariat partai golkar, nampaknya memanas dan berbuntut panjang. Seperti diketahui Sekda Majene, H Andi Achmad Syukri Tammalele yang juga merupakan salah satu Balon Bupati/Wabup Majene, kini dibidik pihak Bawaslu Majene.

Pasalnya, AST sapaan akrab Andi Syukri Tammalele itu sebelumnya mendaftar di partai golkar Majene dan juga hadir menyampaikan visi dan visi. Padahal, tanpa disadari AST tersebut masih berstatus ASN aktif.

Sebelumnya, Ketua Bawaslu Majene, Syofian Ali menjelaskan atas kehadiran AST itu menyampaikan visi dan misinya, maka pihak Bawaslu Majene kini mulai melakukan penelusuran terkait kehadiran AST yang mana diketahui AST tersebut masih berstatus ASN aktif di lingkup pemkab Majene.

“Setelah melakukan penelusuran yang disertai bukti yang ada, Bawaslu Majene akan segera panggil yang bersangkutan, termasuk pihak parpol tersebut, ” ujarnya.

Loading...

Alasannya, seorang ASN aktif tidak dibenarkan melakukan kegiatan politik, baik untuk kepentingan diri sendiri maupun memberikan dukungan politik kepada salah satu paslon. Itu ada ketentuan undang-undang ASN yang mengatur dan pelanggarannya cukup jelas. Karena itu, jika nantinya terbukti akan tetap diproses sesuai ketentuan yang ada dan akan merekomendasikan kepada komisi aparatur sipil negara (KASN), seperti apa saksi yang diberikan nantinya.

Wakil bupati Majene, H Lukman yang juga ketua DPD partai golkar, mengaku sudah resmi dipanggil pihak Bawaslu Majene terkait kegiatan visi misi tersebut di partai golkar.

“Jadi benar saya sudah hadir di Bawaslu untuk memberikan klarifikasi terkait masalah ini. Saya sampaikan dan membenarkan kalau pak AST benar hadir di sekretariat golkar menyampaikan visi dan misi karena itu sesuai tahapan dan mekanisme partai, ” sebutnya.

Sedangkan sebelumnya, AST hadir di kantor golkar Majene karena mendapatkan undangan serta mengikuti tahapan penjaringan yang ada di partai golkar tersebut. Selain itu lanjutnya, dirinya masih sebatas balon dan belum ditetapkan sebagai calon peserta pilkada 2020. Namun, akan tetap menghormati proses yang ada, termasuk jika diminta klarifikasi dari Bawaslu. (edy)

Loading...
Loading...

TRENDING

To Top