BMKG Sulsel Imbau Warga Siap Siaga Hadapi Puncak Musim Hujan

  • Whatsapp
BMKG Sulsel Imbau Warga Siap Siaga Hadapi Puncak Musim Hujan

PAREPOS.CO.ID,PAREPARE– Kepala BMKG Sulawesi Selatan (Sulsel), Hanafi Hamsyah, mengimbau warga meningkatkan kesiapsiagaan. Saat ini, sejumlah daerah seperti, Kabupaten Pinrang, Kota Parepare, dan Barru memasuki periode puncak musim hujan.  Daerah lainnya terletak di wilayah pantai barat, diantaranya Pangkep, Makassar, Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, hingga Kabupaten Selayar, juga sudah memasuki puncak musim hujan.

“Jadi wilayah Sulawesi Selatan, khususnya pantai barat sudah memasuki puncak musim hujan terjadi pada periode bulan Januari hingga Februari. Saat ini baru mulai ke puncaknya. Jadi kita khawatir, karena melihat kondisi yang terjadi di Jakarta,” katanya saat dihubungi PARE POS, kemarin.

Bacaan Lainnya

Menurut Hanafi, puncak musim hujan akan diprediksi mulai pada akhir bulan Januari hingga awal Februari 2020. Pada periode tersebut, daerah yang berada di pantai barat memiliki kondisi hampir bersamaan karena pada wilayah pantai barat langsung mengahadap ke laut, sehingga tidak ada yang menghalangi.

“Di akhir Januari dan awal Februari kita harus lebih waspada. Dipredikasi puncak musim hujan Tentunya, segala konsekuensinya bisa menyebabkan terjadinya bencana. Wilayah pantai barat ini langsung mengahadap ke laut jadi tidak ada yang menghalangi,” katanya.

Sementara itu. daerah seperti Kabupaten Wajo, Sidrap, Soppeng, Enrekang, Bone, Bulukumba dan Sinjai, kata Hanafi, memiliki pola lain. Belum memasuki periode puncak musim hujan meski beberapa hari terakhir beberapa daerah tersebut sudah mengalami hujan.

Diprediksi puncak musim hujan, disertai dengan angin kencang. Ia mengimbau masyarakat agar memperhatikan kondisi lingkungan sekitar, sehingga meminimalisir terjadinya bencana saat hujan tiba. “Mumpung belum masuk puncak hujan, masyarakat harus memerhatikan kondisi lingkungan yang ada. Bisa diperparah jika kondisi lingkungannya mendukung. Kebersihan lingkungan harus diperhatikan, dreinase jangan sampai tersumbat,” katanya.

Ia mengajak, warga bersihkan drainase agar aliran curah hujan langsung menuju ke laut. Jika di sekitar rumah kita ada pohon yang rimbun, maka dipangkas. Tapi jangan ditebang. “Hembusan angin mendapatkan hambatan, kita meminimalisir terjadinya pohon yang tumbang, karena periode musim hujan ini juga disertai dengan angin kencang,” katanya. (mat)

Pos terkait