Tahan Pangkat ASN, Komisi I DPRD Tagih Janji BKPSDM Parepare

  • Whatsapp
Tahan Pangkat ASN, Komisi I DPRD Tagih Janji BKPSDM Parepare

PAREPOS.CO.ID, PAREPARE — Satu bulan pasca digelarnya hearing melalui rapat dengar pendapat (RDP) antara Komisi I DPRD Parepare dengan Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menyangkut masalah pangkat ASN yang tertahan.

Komisi I DPRD Kota Parepare menagih janji BKPSDM untuk penyelesaian keluhan ASN  tersebut. Saat dikonfirmasi, Yusuf Lapanna selaku anggota Komisi I memberikan waktu dua minggu kepada BKPSDM untuk percepatan penyelesaian tersebut.

Menurut Yusuf, dirinya telah melakukan koordinasi dengan BKPSDM dalam hal ini Kepala Bidang, Muh Ali Fahmi. “Saya sudah membicarakan itu kepada Fahmi, dan dia berjanji akan menuntaskan persoalan tersebut,” ujarannya, Rabu 11 Desember, kepada Parepos.co.id.

Kata Yusuf, pihaknya tidak ingin masalah tersebut menjadi boomerang bagi DPRD sebagai perpanjangan tangan masyarakat, apalagi menyangkut masalah hak ASN yang patut dipenuhi. Tidak hanya itu, beberapa ASN yang terlibat kasus yang sama juga telah meminta untuk dibantu dan telah melaporkan tersebut kepada dirinya.

BKPSDM berdalih, berlarutnya masalah itu akibat dari kesibukan dan banyaknya agenda yang harus dikerjakan. “Tapi saya tagih dalam waktu dua minggu harus selesai, dan Fahmi menyanggupi. Bila tidak, saya tanpa menyurat lagi akan memanggil kembali,” tegasnya

Sebelumnya masalah tersebut bergulir hingga berujung pada rapat dengar pendapat antara BKPSDM dengan komisi I pada Selasa, 12 November lalu. Pada RDP itu telah ditemukan kesepakatan untuk segera memproses pangkat ASN yang tertahan.

Pada RDP dengan Komisi I DPRD, Ketua Komisi I DPRD Parepare, Kaharuddin Kadir mengatakan pihak BKPSDM akan memproses pangkat ASN tersebut secepatnya, namun hingga satu bulan ASN (Muslimin) belum mendapatkan panggilan. “Pasti akan diproses, saya yakin dalam waktu dekat Pak Muslimin akan dipanggil,” jelas Kahar saat memberi keterangan kepada wartawan pada 12 November lalu.

Muslimin, ASN yang bertugas di Dinas Perhubungan kepada wartawan mengaku belum dipanggil terkait pangkatnya yang tertahan oleh BKPSDM. “Belum ada panggilan dari BKPSDM,” katanya
Ia berharap, pihak BKPSDM segera melakukan langkah nyata terkait masalah tersebut.(wal)

Pos terkait