Program ‘Bekerja’, Bupati Serahkan 138.950 Ekor Ayam ke Warga Miskin

  • Whatsapp
Program 'Bekerja', Bupati Serahkan 138.950 Ekor Ayam ke Warga Miskin

PAREPOS. CO. ID, MAJENE–Bupati Majene, Fahmi Massiara kembali melakukan penyerahan bantuan melalui Program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera ( Bekerja ) tahun 2019 tingkat Kabupaten Majene yang dipusatkan di kantor BPP Kecamatan Tubo Sendana, Sabtu, 28 Desember 2019.

Dalam release yang disampaikan Bagian Humas Protokol Setda Majene melalui Kasubagnya, Sufyan Ilbas yang turut hadir pada acara tersebut menyampaikan, kegiatan ini dihadiri langsung, Bupati Majene, Fahmi Massiara, Kepala Balai Veteriner Banjar Baru Kemeterian Pertanian RI, Prima K Brahmanty, Kadis Pertanian, Peternakan Perkebunan Majene, Burhan Usman, mewakili Camat Tubo serta para pendamping Penerima Manfaat.

Bacaan Lainnya

Diawali Pengantar Kadis Pertanian, Peternakan dan Perkebunan Majene mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan hari ini adalah penyerahan bantuan pada masyarakat penerima Bekerja. Program Bekerja ini awalnya adalah dua kecamatan Malunda dan Ulumanda dengan rincian 20 desa. Namun, dalam perjalanan ditemui ada empat desa yang susah didistribusikan ayam kesana, yaitu Panggalo, Popenga, Tandeallo dan Ulumanda. Maka,
sebagai penggantinya dicarikan di Kecamatan Tubo dan Kecamatan Sendana.

“Awalnya 2.820 RTMP (Rumah Tangga Miskin Pertanian), namun dalam verivikasi berkurang menjadi 2.779 RTMP, kegiatan ini juga sudah lama berlanjut dalam pelaksanaannya, namun baru kali ini Bupati Majene berkesempatan menyerahkan bantuan, berupa 50 ekor ayam / RTMP dan juga Kandang Ayam serta Uang Tunai Rp. 500.000 / RTMP, ” rincinya.

Kepala Balai Besar Verteriner Banjar Baru Kalimantan Selatan Kementerian Pertanian, Prima K Brahmanty menuturkan kali ini pihaknya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah daerah Kabupaten Majene dan semua elemen masyarakat yang telah memberikan dukungan dan bantuan mulai dari tahapan sosialisasi, verifikasi RTMP, penetapan RTMP, sampai dengan tahapan distribusi paket bantuan.

Maksud Kegiatan Bekerja adalah sebagai upaya pemberdayaan rumah tangga miskin pertanian melalui kegiatan peternakan unggas. Sedangkan tujuan kegiatan Bekerja adalah untuk meningkatkan produksi komoditas peternakan, pendapatan dan kesejahteraan di rumah tangga miskin berbasis pertanian.

Semoga program Bekerja ini dapat bermanfaat bagi warga Majene yang telah menerima bantuan ini sebesar 2.679 RTMP, dengan distribusi ayam 138.950 ekor, pakan 416.850 kg dan obat obatan 2.779 paket, dengan lokasi distribusi seperti Malunda 12 Desa = 1.513 orang, Ulumanda 4 Desa = 498 Orang Tubo Sendana 7 Desa = 478 Orang Sendana 4 Desa = 290 orang.

Jenis bantuan yang diberikan berupa
Bantuan ayam 50 ekor umur 4 minggu/RTMP, Bantuan pembuatan kandang sebesar Rp. 500.000, Pakan, Obat Obatan dengan nilai Nominal Rp. 3.000.000,- / RTMP dengan jumlah total Kabupaten Majene Rp. 7 M.

Sambutan dan Arahan Bupati Majene, Fahmi Massiara menyebutkan,
Program Bekerja tersebut untuk intervensinya lebih kepada masalah ternak, berupa ayam kampung yang dibagikan dan bisa berkembang biak.

“Para pendamping juga harus serius mendampingi warga yang menerima bantuan ternak, karena yang kita mau kejar disini adalah adanya peningkatan dalam status rumah tangga yang kena bantuan. Terlebih lumayan besar jumlah yang diterima yaitu 50 ekor / Rumah Tangga Miskin, disinilah peranan pendamping dalam mensukseskan program ini,” harapnya.

Dilanjutkan Bupati Fahmi, program yang dirancang oleh Pemerintah seperti ini tentu ada target yang ingin dicapai, setiap saat akan selalu dimonitoring hasil dari program ini. Diperlukan tanggung jawab secara moral kepada para Penerima manfaat dan tentunya juga kepada para pendamping, bagaimana perannya dalam mengawal program ini, harus ada komunikasi sambung rasa antara penerima manfaat dengan pendamping.

Terkait masalah pakan ternak, tentu ini juga perlu perhatian serius, supaya ternak yang dibagikan dapat berkembang biak dengan baik, jangan diberikan sisa sisa makanan dalam rumah, karena ada standar tersendiri bagi pakan ternak.

“Saya harap para peternak ini nantinya dapat bekerja secara Profesional, seperti dalam program MP3, dan salah satu programnya adalah Revolusi Hijau, inilah peranan bidang Pertanian, termasuk didalamnya para peternak. Dengan target keberhasilan para peternak selama 6 bulan, dan saya berharap 6 bulan ke depan kita kembali bertemu, dan saya menginginkan laporan yang baik terkait ternak yang telah dibagikan, mudah-mudahan bisa berkembang dengan baik, dan menyentuh langsung ke masyarakat penerima manfaat, ” kuncinya. (edy)

Pos terkait