KRJ Kawasan Percontohan Pembatasan Sampah Plastik

  • Whatsapp
KRJ Kawasan Percontohan Pembatasan Sampah Plastik

PAREPOS.CO.ID, PAREPARE — Kebun Raya Jompie (KRJ) diusul menjadi kawasan percontohan bebas sampah plastik. Hal tersebut terungkap dalam kegiatan yang dilakukan Forum Komunitas Hijau (FKH) Parepare di KRJ, beberapa waktu lalu. KRJ juga menjadi motor penggerak pembatasan sampah plastik sekali pakai atau PSP di Parepare.

Gerakan ini sekaligus mendukung Peraturan Wali Kota (Perwali) Parepare nomor 22 tahun 2019 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Sekali Pakai.
Hal ini diungkap Ketua FKH Parepare, H Bakhtiar Syarifuddin di sela santap siang bersama Ketua Dewan Kehormatan FKH Hj Erna Rasyid Taufan dan jajaran FKH di KRJ.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan itu, Bakhtiar Syarifuddin juga mempermaklumkan kepada Erna Rasyid Taufan (Erat) bahwa KRJ cocok ditunjuk menjadi kawasan percontohan memulai pembatasan sampah plastik sebagai implementasi dari Perwali nomor 22/2019. “Wujud dari Perwali 22 itu, kami usulkan, bisa dimulai dari Kebun Raya Jampoe, sebagai kawasan pembatasan sampah plastik di Parepare,” harapnya.

Erna Rasyid Taufan yang juga istri Walikota Parepare, Dr HM Taufan Pawe merespons usulan itu. Ketua TP PKK Parepare ini menjelaskan, ditunjuknya KRJ menjadi percontohan kawasan pembatasan sampah plastik akan menjaga keasrian ikon Parepare yang dirancang menyerupai Kebun Raya Bogor ini.

“Bagus itu, saya mendukung kita memulai percontohan pembatasan sampah plastik dari Kebun Raya Jompie. Kebun Raya Jompie ini memang perlu dijaga keasrian dan kelestariannya, karena ini ikon kota hijau Parepare,” ujar Ketua Dekranasda Parepare ini.

Bersama FKH, Erna Rasyid Taufan juga mensosialisasikan penggunaan botol thumbler sebagai produk pengganti bahan plastik sekali pakai. Penggunaan botol thumbler ini diatur dalam Perwali 22.

Dalam Perwali 22 disebutkan bahwa plastik sekali pakai yang selanjutnya disingkat PSP adalah segala bentuk alat/bahan yang terbuat dari atau mengandung bahan dasar plastik, lateks sintetis atau sejenisnya dan diperuntukkan penggunaan sekali pakai.

Pembatasan timbulan sampah sekali pakai yang selanjutnya disebut pembatasan timbulan sampah PSP adalah cara untuk meminimalisir volume, distribusi dan penggunaan PSP. Produk pengganti PSP adalah produk yang menggunakan bahan ramah lingkungan, terurai dengan cepat dan/atau tidak sekali pakai

Karena itu dalam Perwali, Pemda menetapkan produk pengganti PSP meliputi, botol thumbler, sedotan kertas dan/atau sedotan aluminium, kotak makan kardus dan/atau kotak makan logam, kantongan/keranjang berbahan daur ulang, dan gelar berbahan kaca, keramik, aluminium, atau mika.

Selain mensosialisasikan pembatasan plastik sekali pakai, juga untuk mengakhiri seluruh rangkaian kegiatan FKH sepanjang 2019, yang dipenuhi aksi peduli lingkungan. (anj)

Pos terkait