KNH 2019, Biro Humas Sulsel Sampaikan Filsafah ‘Sipakatau, Sipakainge dan Sipakalebbi’

  • Whatsapp
KNH 2019, Biro Humas Sulsel Sampaikan Filsafah 'Sipakatau, Sipakainge dan Sipakalebbi'

PAREPOS.CO.ID,YOGYAKARTA– Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Sulsel, Devo Khaddafi, kembali didapuk menjadi moderator dalam Konvensi Nasional Humas 2019, di Sahid Jaya Hotel, Yogyakarta, Senin, 16 Desember 2019. Devo menjadi moderator di sesi pertama yang diisi oleh Ketua Umum PERHUMAS Indonesia Agung Laksamana, Karopenas Div Humas Polri Brigadir Jendral Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono, Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kominfo Prof. Widodo Muktiono, Ketua Umum Aspikom Muhammad Sulham, Ketua Forum Humas BUMN dan Corporate Secretary Bank Indonesia Rohan Hafas.

Pada KNH 2018 lalu, Devo didadak menjadi moderator secara tiba-tiba untuk memandu secara keseluruhan satu sesi. Tahun ini menjadi moderator di sesi tanya-jawab. “Ini kesempatan saya kedua, didadak menjadi moderator. Untungnya jantung sudah terlatih, tahun lalu di KSN di Jakarta. Saya juga diminta menjadi moderator,” kata Devo Khaddafi.

Menutup sesi tanya jawab, Devo menyampaikan falsafah Bugis-Makassar. Yakni, sipakatau, sipakainge dan sipakalebbi. “Izinkan saya menutup sesi ini. Karena saya dari Makassar, mau sedikit menyampaikan falsafah Bugis-Makassar. Yaitu, Sipakatau, yang berarti memanusiakan manusia, kedua sipakainge yang berarti saling mengingatkan. Yang ketiga sipakallebi, yang artinya saling menghargai. Mungkin kita juga bagian dari kategori orang Bugis-Makassar yang memiliki falsafah ini, terima kasih,” tutupnya disambut tepuk tangan.

Devo juga mendampingi narasumber untuk launching Gerakan Satu Juta Tumbler di acara konvensi ini. Pemerintah sendiri meluncurkan gerakan ini dan digagas Kementerian Komunikasi dan Informatika Kemenkominfo. (*/ade)

Pos terkait