Gubernur Sulsel Hadirkan Arsinum Bagi Masyarakat Pulau

  • Whatsapp
Gubernur Sulsel Hadirkan Arsinum Bagi Masyarakat Pulau

PAREPOS.CO.ID,MAKASSAR– Angin segar bagi masyarakat yang bertempat tinggal di pulau-pulau di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan. Pasalnya, saat ini sudah hadir teknologi pengolahan air bersih langsung siap diminum, dan pertama kali akan di uji cobakan di Pulau Barang Caddi, Kota Makassar.

Gubernur Sulsel Hadirkan Arsinum Bagi Masyarakat Pulau

Bacaan Lainnya

Kehadiran Air Siap Minum (Arsinum) di Pulau Barang Caddi Kota Makassar ini berawal saat Gubernur Sulsel, Prof H M Nurdin Abdullah bertemu dengan kolega lamanya dari Badan Pengkajian dan Penerapan Tehnologi (BPPT) di Pulau Dewata Bali. Nurdin Abdullah memberikan apresiasi kepada BPPT yang berhasil mendorong kebutuhan masyarakat.

Dan teknologi ini sudah digunakan di berbagai negara maju lainnya. “Kita apresiasi dan terimakasih kepada teman-teman BPPT yang terus mendorong inovasi teknologi, sebenarnya teknologi ini sudah digunakan di berbagai negara yang memiliki pulau-pulau,” kata Nurdin Abdullah, beberapa waktu lalu saat berkunjung ke Pulau Barang Caddi.

Gubernur menyampaikan, hari ini membuktikan BPPT hadir di salah satu pulau di Kota Makassar dan menghadirkan teknologi Arsinum. Air bakunya dari air laut, setelah diolah sudah dapat diminum. “Airnya enak, harapan kita kedepan kita minta lagi supaya ada instalasi untuk air bersih ke rumah-rumah dari air laut yang sudah diolah,” sebutnya.

Ia yakin kapasitas produksi yang disiapkan Arsinum ini cukup untuk penduduk Pulau Barang Caddi. Diprediksi 5.000 liter per hari. “Nah sementara kebutuhan kita itu sekitar 3.000, jadi kita masih over. Ke depan kita berharap ini air minum langsung kita minum, tidak usah ibu masak, tadi langsung saya minum rasanya enak sekali, tinggal bawa galon. Soal nanti apakah ini berbayar kita akan minta nanti masyarakat di sini menentukan pengelolaannya supaya ini bisa berlangsung terus,” jelasnya.

Sementara, Deputi Bidang Tehnologi Pengembangan Sumber Daya Air, Yudi Anantasena mengaku, teknologi ini berawal dari diskusi dirinya dengan Nurdin Abdullah pada bulan Agustus 2019 lalu. “Ini baru di sampaikan pak Gubernur Sulsel sejak bulan Agustus. Lalu untuk membangun air bersih sebagai percontohan,” kata Yudi.

Olehnya itu, Deputi BPPT menyampaikan terimakasih kepada orang nomor satu di Sulsel ini sudah memberikan kepercayaan kepada BPPT untuk membangun dan menghadirkan teknologi ini. “Kami ucapkan terimakasih banyak kepada Bapak Gubernur Sulsel. Sekali lagi kami sampaikan siap bekerjasama dengan Pemprov Sulsel maupun pemerintah kota,” katanya.(*/ade)

Pos terkait