Gaji Tenaga Kebersihan, Lima Anggota Dewan Gulirkan Hak Interplasi

  • Whatsapp
Gaji Tenaga Kebersihan, Lima Anggota Dewan Gulirkan Hak Interplasi

PAREPOS.CO.ID, PAREPARE– Lima Anggota DPRD dari tiga fraksi berbeda bakal menggulirkan hak interpelasi terhadap kebijakan Pemerintah Kota Parepare. Salah satunya, terkait masalah gaji 29 petugas kebersihan yang tertunda selama sembilan bulan lamanya. Walaupun persoalan tersebut, pemerintah melalui Organisasi Perangkat daerah (OPD) terkait berjanji dan telah membayarkannya.

Kelima anggota DPRD yang menjadi inisiator hak interpelasi tersebut, yakni Rudy Najamuddin (Fraksi PBD), Muhammad Yusuf Lapanna dan Kamaluddin Kadir (Fraksi Gerindra), Yasser Latief dan Suyuti (Fraksi NasDem). Bahkan, untuk memastikan bergulirnya hak interplasi, kelimanya telah bertanda tangan terkait kebijakan Pemerintah Kota Parepare.

Bacaan Lainnya

Rencana hak interpelasi tersebut kembali terungkap ketika tiga anggota DPRD Parepare, Rudi Najamuddin, Kamaluddin Kadir, dan Suyuti berdiskusi di ruang Komisi II DPRD Parepare, kemarin.  Kamaluddin Kadir yang juga ketua Komisi II tersebut mengatakan, meskipun masalah pembayaran gaji petugas kebersihan selesai, namun interpelasi tetap berjalan. “Banyak hal yang harus dipertanyakan kepada pemerintah kota. Sehingga salah satunya dengan hak interpelasi biar masalah tersebut terang benderang,” kata legislator Gerindra ini.

Sedangkan Rudy Najamuddin menjelaskan, hak interpelasi tersebut tetap harus jalan. “Hak interpelasi ini memang harus jalan, apalagi pasca penyegelan kantor dinas lingkungan hidup yang berdampak terhadap bertumpuknya sampah yang bisa memicu munculnya penyakit,” ujarnya.

Senada juga ditambahkan anggota DPRD Parepare lainnya, Suyuti. “Saya salah satu yang ikut bertanda tangan dalam pengusulan hak interpelasi, sehingga tetap lanjut karena kita mau tahu permasalahan sebenarnya soal kisruh petugas kebersihan itu,” pungkas Suyuti. Persyaratan pengajuan hak interpelasi mengacu pada UU MD3 nomor 17 tahun 2014 Pasal 330. “Hak interpelasi bisa diusulkan oleh sedikitnya 5 orang anggota dan lebih dari satu fraksi, dari 25 anggota DPRD Parepare,”katanya. (has)

Pos terkait