Angka Kemiskinan di Ajatappareng, Ini Data BPS Sulsel

  • Whatsapp
Angka Kemiskinan di Ajatappareng, Ini Data BPS Sulsel

PAREPOS.CO.ID, PAREPARE– Badan Pusat Statistik (BPS) merilis persentase data penduduk miskin dari 24 Kabupaten dan Kota di Sulawesi Selatan. Dari data tersebut, untuk wilayah Ajatappareng yang meliputi Kabupaten Barru, Kota Parepare, Kabupaten Sidrap, Kabupaten Pinrang dan Kabupaten Enrekang.

Angka Kemiskinan di Ajatappareng, Ini Data BPS Sulsel

Bacaan Lainnya

Dua kabupaten yakni Enrekang dan Sidrap menjadi daerah dengan persentase tertinggi dan terendah penduduk miskinnya. Kabupaten Enrekang memiliki persentase 12,33 persen, sedangkan Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dengan persentase 4,79 persen dan menjadi peringkat kedua terendah di Sulawesi Selatan.

Sedangkan tiga daerah lainnya, Kota Parepare dengan persentase 5,26 persen, Kabupaten Pinrang 8,46 persen dan Kabupaten Barru 8,57 persen. Kepala BPS Sulawesi Selatan, Yos Rusdiansyah mengungkapkan hal itu dalam rapat koordinasi penanggulangan Kemiskinan Tingkat Provinsi di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan yang dihadiri para Wakil Bupati/Walikota se Sulawesi Selatan, kemarin.

Yos menyebutkan, beberapa faktor penyebab kemiskinan yaitu akses yang sulit, minimnya fasilitas publik, kualitas SDM yang rendah, potensi wilayah, serta kondisi perekonomian suatu daerah. Untuk menurunkan angka kemiskinan, kata Yos, pemerintah daerah harus mengoptimalkan jaminan dan bantuan sosial yang ada sekarang ini.

Senada diungkapkan, Kabid Humas Kominfo Sidrap, Andi Surya yang membenarkan data terakhir angka kemiskinan tersebut. “Iya kita masuk urutan kedua persentase rendahnya jumlah penduduk miskin di Sulsel,”singkatnya. Senada diungkapkan, Wakil Bupati Barru, Nasaruddin AM dimana khusus untuk Kabupaten Barru terjadi penurunan dibanding beberapa daerah lainnya. Jika di tahun 2018 angkanya 9,04 persen, maka di 2019 kini tersisa 8,57 persen. ” Itu artinya, daerah ini mampu menekan angka kemiskinan. Kita menyambut baik data terbaru BPS,”ujarnya.

Meski demikian, lanjut dia, walaupun terjadi penurunan dibanding tahun 2018, namun jajarannya tetap berkomitmen untuk terus menurunkan angka kemiskinan. Wakil Gubernur Sulsel, Sudirman Sulaiman yang memberi pengarahan di rapat koordinasi, menyampaikan apresiasinya kepada kepala daerah yang mampu menurunkan angka kemiskinan di tahun 2019, termasuk Kabupaten Barru. “Kehadiran kita semua di rapat ini, sekaligus bukti upaya pemerintah untuk menurunkan angka kemiskinan yang ada di Sulsel dan juga sebagai sinergitas antara pemerintah provensi dan pemerintah kabupaten,” terang Sudirman Sulaiman.

Sudirman pun tak lupa ikut mengingatkan kepada semua Bappeda kabupaten/kota untuk terus melakukan inovasi mensupport kegiatan pemerintah yang berkaitan dengan penanggulangan kemiskinan di Sulsel.  Berdasarkan pantauan, rapat penanggulangan kemiskinan dan optimalisasi program, mengangkat tema pemanfaatan basis data terpadu dalam penanggulangan kemiskinan.(ade)

Pos terkait