Waspada, Pungli Berkedok Zakat

  • Whatsapp
Waspada, Pungli Berkedok Zakat

PAREPOS.CO.ID, PAREPARE — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Parepare terus gencar mensosialisasikan zakat. Ketua Baznas Abdullah bersama empat wakil ketua mendatangi Kantor Kecamatan Ujung, Jumat, 15 November guna sosialisasi peraturan walikota nomor 7 tahun 2018 tentang pedoman perhitungan, pengumpulan dan pemberdayaan zakat, infaq, shadaqah dan dana sosial keagamaan didepan ASN pegawai kecamatan maupun lurah se-kecamatan Ujung.

Kata Abdullah, banyak Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang terbentuk di Parepare, namun sayangnya belum memiliki surat rekomendasi yang diterbitkan oleh kementerian agama. “Ini masalah, karena LAZ memungut dana masyarakat, tetapi tak mampu dipertanggungjawabkan secara administrasi karena tidak pernah dilaporkan ke Baznas,” kata Abdullah.
Abdullah mewanti kepada masyarakat untuk selektif menyalurkan dana zakat hanya kepada lembaga yang kredibel, seperti Baznas atau Amil Zakat yang telah mengantongi rekomendasi dari kementerian agama. Sebab, bila tidak, dana zakat yang terkumpul lewat LAZ yang tidak mengantongi rekomendasi, bisa disebut pungli. “Itu bisa saja disebut pungli,” kata dia

Abdullah meminta kepada masyarakat untuk benar-benar menyalurkan zakat mereka melalui Amil Zakat yang terpercaya, sehingga dana yang terkumpul dapat dipertanggungjawabkan dan disalurkan sesuai dengan peruntukannya, yakni 8 golongan penerima. “Kalau mau berzakat, sebaiknya memang di lembaga Amil zakat resmi, sehingga dana kita tersalurkan dan terkelola. Jangan sampai kita berzakat tetapi tidak menyentuh semua 8 golongan yang dimaksud,” pungkasnya. (wal)