Sambut Maulid Nabi, KUA Banggae Gelar Berbagai Lomba, Ini Pesertanya

  • Whatsapp
Sambut Maulid Nabi, KUA Banggae Gelar Berbagai Lomba, Ini Pesertanya

PAREPOS. CO. ID, MAJENE—Dalam menyambut peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 Hijriyah 2019 Masehi. Kementrian Agama Kabupaten Majene, melalui Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Banggae menggelar berbagai lomba. Peserta lomba itu berasal dari seluruh Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA) dan majelis taklim se-Kecamatan Banggae. Rencananya akan berlangsung selama tiga hari mulai dari Kamis 31 Oktober hingga Sabtu 2 November 2019.

Adapun lokasi lomba terbagi dalam dua tempat yakni untuk majelis taklim bertempat di pendopo rumah jabatan bupati Majene. Sedangkan untuk peserta dari TPA dilaksanakan di masjid pemkab Majene atau di area kantor Bupati Majene. Tema lomba kali bertajuk “Gema Maulid Cinta Rasul.

Pada pembukan acara tersebut dihadiri Ketua DPRD Majene, Salmawati Djamado, Ketua Dewan Penasehat BKMT Majene, Hj Fatmawati Fahmi, dari jajaran Kemenag dan KUA Banggae, penyuluh agama serta para lurah, Majelis Taklim dan TPA se Kecamatan Banggae dan undangan lainnya.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Majene, yang diwakili Kepala Seksi Penyelenggara Syariah Kemenag, Ismufaqih, S.Ag mengatakan, ,semoga dalam melaksanakan kegiatan gema maulid cinta rasul ini sekiranya bisa mendapatkan pahala, karena ini merupakan suatu langkah kebaikan.

Sebab, seperti diketahui pula peringatan maulid Nabi Muhammad SAW selalu dilakukan dan diperingati pada setiap tahunnya. Baik dilaksanakan diberbagi tempat, termasuk mesjid, sekolah serta ormas keagamaan yang mulai dari tingkat daerah, pusat dan bahkan manca negara.

“ Ini menandakan betapat sosok Nabi Muhammad merupakan sosok manusia pilihan Rahmatallil alamin. Belia memiliki akhlak yang mulia sehingga sangat patut dicontoh dan dijadikan panutan bagi setiap umat muslim,” ucapnya.

Dengan demikian lanjutnya, apa yang diperintahkan rasul untuk dilaksanakan, maka haruslah dilaksanakan. Tetapi apa yang dilarangnya, tentunya harus dijauhi untuk tidak dilaksanakan. Karena itu melalui peringatan maulid ini harus dijadikan sebagai momentum untuk meneladani rasul sebagai panutan suritauladan yang baik, mulai dari prilakunya hingga cara bertutur kata.

Sementara Hj Fatmawat Fahmi menyampaikan, selalu Ketua Dewan Penasehat BKMT Majene, akan terus mendorong kegiatan seperti ini. Terlebih lagi kegiatan seperti ini merupakan baru pertama kali dilaksanakan. Sehingga ke depannya harus dilakukan secara berkesinambungan.

“Sebab, bukan cuma acara lombanya, tetapi pada muaranya adalah pembinaan akhlak dan moral bagi anak-anak kita. Seperti adanya sholawatan dari mjaelis taklim, salat berjamaah serta tartil al’quran,” kata Fatmawati.

Maka, tentunya untuk lebih menyemarkan lagi ke depannya diperlukan adanya kolaborasi antara pihak Kemenag dan pihak KUA kecamatan. Sehingga dapat terus diperluas kepada KUA lainnya yang pada ujungnya dapat menjadikan bagi ibu-ibu maupun anak-anak menjadi cinta Qur’ani. Sehingga bisa lebih memahami arti dan makna isi yang terkandung di dalam al quran tersebut.

Peserta anak-anak dari TPA terlihat antusias dan penuh semangat dalam mengikuti lomba tersebut. Walaupun hingga pada pukul 23.00 wita malam. Seperti saat lomba tartil berantai dari TPA Bustanul Amanah serta beberapa dari TPA lainnya turut lomba salat berjamaah. (edy)