PKB dan Anak Yatim Doakan Panglima Santri Muhaimin Iskandar

  • Whatsapp
PKB dan Anak Yatim Doakan Panglima Santri Muhaimin Iskandar

PAREPOS.CO.ID,POLMAN — Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Polman, Sabtu 2 November, sore tadi usai ba’da Ashar menggelar doa bersama anak Yatim di Yayasan At-taubah yang terletak di Dusun Kebumen, Desa Sumberjo, Kecamatan Wonomulyo. Dalam kegiatan doa tersebut, hadir pula enam Anggota DPRD dari Fraksi PKB. Mereka diantaranya, Ketua DPC PKB Polman Amiruddin SH, Ketua Fraksi H Sahabudin, Zainal Abidin, H Ibrahim, Hj Samirah Pratiwi dan H Nurdin Tahir.

Ketua DPC PKB Polman, Amiruddin yang juga Wakil Ketua DPRD Polman mengatakan, kunjungan ini sekaligus meminta kepada anak yatim di Yayasan ini supaya memanjatkan doa kepada Panglima Santri Dr Muhaimin Iskandar yang juga Ketua DPP Partai PKB. Dan ini telah diintruksikan oleh DPP untuk dilaksanakan diseluruh pengurus daerah.

“Memang acara ini juga diharuskan bagi para Anggota Dewan dan berdoa bersama seluruh anak yatim untuk mendoakan “Cak Imin” Ketua DPP PKB agar selalu terhindar dari fitnah dan diberikan kesehatan. Bukan cuma itu, kita juga meminta agar para anak yatim di Ponpes ini mendoakan bangsa Indonesia tanpa terkecuali, agar tetap aman dan damai serta terhindar dari musibah yang akhir ini sering terdengar,”kata Amir.

Menurutnya, kehadiran para Anggota DPRD Polman dari PKB di Ponpes Yayaysan At Taubah ini karna ini adalah bentuk perwujudan dan pengabdian partai terhadap santri dan insyaallah semua ponpes yang akan kita kunjungi di Polman,”jelasnya.

Sementara itu, Sekertaris Yayasan At-Taubah Ponpes Pondok Pesantren Purwadi mengungkapkan, rasa terimah kasihnya atas kunjugan para Anggota DPRD dari Partai PKB. “Agenda ini pertama kali terjadi, kami dikunjungi orang DPRD satu fraksi lagi. Karna selama yayasan ini berdiri biasa nanti pemilihan baru ada yang hadir, tapi ini suatu kesukuran sebab usai pemilihan mereka ada hadir. Tentunya kami merasa bangga dan terhormat karna telah dikunjungi,”jelasnya.

Santri dan Santriwati Diyayasan Attaubah ini membina kurang lebih 50 anak santri, dan Sekira 80 Persen anak yatim Piatu Santrinya.dari 50 itu delapan orang Santri sedang menuntut ilmu di Jawa Timur Surabaya,1 orang telah lulus dan sudah menjadi penghafal Al quran 30Juz.

Awal berdirinya yayasan pada tahun 2013 ini pengurus merubah menjadi pesantren penghafal Quran dan murni dana yang dikelola bersumber dari Donatur Pengurus. “Sampai sekarang yayasan ini tidak pernah tersentuh oleh pemerintah, kalau diperkirakan ada sekitar 20 juta perbulan yang harus dikeluarakan untuk membiayai makan dan minum serta sekolah para santri. Namun alhamdulillah berkat pertolongan Allah Swt Yayasan tetap berjalan seperti sekarang ini,”ungkapnya.(win/ade)