Pertamina Pastikan Layanan Solar Tersedia, Sulsel Terima Penambahan Stok

  • Whatsapp
Pertamina Pastikan Layanan Solar Tersedia, Sulsel Terima Penambahan Stok

PAREPOS.CO.ID,JAKARTA– Pertamina memastikan  ketersediaan solar subsidi baik di terminal BBM maupun di SPBU mencukupi untuk kebutuhan konsumen. Untuk menjaga kehandalan distribusi ke masyarakat, Pertamina juga telah menambah sekitar 20% suplai solar untuk memastikan pemerataan penyaluran dan melakukan percepatan distribusi untuk pelayanan ke masyarakat yang lebih optimal.

VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman mengatakan, stok BBM dalam kondisi aman. “Masyarakat tidak perlu khawatir, Pertamina telah menambah suplai solar untuk ketersediaan yang lebih merata,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Namun demikian, imbuh Fajriyah, Pertamina berharap penyaluran BBM Bersubsidi tepat sasaran. Sebab yang terjadi di lapangan hingga kini BBM Bersubsidi masih banyak dikonsumsi oleh masyarakat yang secara ekonomi tergolong mampu. Padahal sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 Tahun 2014, BBM tertentu termasuk Solar bersubsidi hanya diperuntukkan bagi industri rumah tangga, usaha mikro, usaha pertanian, usaha perikanan, transportasi dan pelayanan umum, termasuk juga kendaraan pribadi dengan kapasitas mesin atau CC yang kecil.

Fajriyah menambahkan, bagi masyarakat golongan mampu, agar menggunakan BBM non subsidi yang ketersediaannya memang lebih banyak, sehingga BBM subsidi dapat lebih dinikmati oleh penggunanya sesuai ketentuan. BBM non subsidi adalah Dexlite atau Pertamina Dex sebagai pengganti Solar dan Pertalite, Pertamax ataupun Pertamax Turbo sebagai pengganti Premium. Selain jenis BBM tersebut lebih baik untuk kehandalan dan keawetan mesin kendaraan, BBM tersebut juga tergolong lebih ramah lingkungan.

Terpisah, Gubernur Sulawesi Selatan, Prof Nurdin Abdullah sempat membahas soal kelangkaan BBB, termasuk Solar dalam rapat High Level Meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah bersama kepala daerah se-Sulsel di Kantor Gubernur, Jumat 15 November, kemarin.

Mantan Bupati Bantaeng itu  menyampaikan, kelangkaan ini diakibatkan karena sesuai keterangan Pertamina sudah melewati batas kuota yang ditetapkan pemerintah. Gubernur pun telah menyurat ke BPH Migas agar menambah stok kuota Sulsel. Hal ini terutama untuk memenuhi kebutuhan menjelang natal dan tahun baru.

Dalam pertemuan High Level Meeting tersebut juga dihadiri oleh pihak Pertamina Sulsel, mereka memberikan penjelasan bahwa surat Pemprov Sulsel yang meminta penambahan stok solar telah mendapat persetujuan dari Pertamina pusat. “Alhamdulilah tentu ini kabar baik, sehingga kita harapkan terjadi normalisasi kebutuhan BBM solar di masyarakat,”ujar Gubernur.

Kegiatan ini dihadiri Sekprov Sulsel Abdul Hayat Gani, para anggota Forkopimda, bupati/wali kota dan pimpinan perbankan dan Kepala OJK Regional 6 Sulampua Zulmi dan Ketua MUI Sulsel, KH Sanusi Baco.(*/ade)