Pertama Kali Digelar, Pameran ‘Sossoranna to Mandar’ di Sulbar

  • Whatsapp
Pertama Kali Digelar, Pameran 'Sossoranna to Mandar' di Sulbar

PAREPOS.CO.ID,MAJENE– Untuk pertama kalinya di wilayah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) digelar pameran seni to mandar dan pegelaran seni budaya. Kegiatan yang dilaksanakan di Kabupaten Majene, dihadiri langsung Bupati Majene, H Fahmi Massiara unsur Forkopimda, seluruh pimpinan OPD beserta staf, KMSI Sulbar, Darmansyah. Hadir pula sejumlah tokoh dan sesepuh di wilayah Sulbar, diantaranya Mayjen TNI (Purn) Salim S Mengga dan tokoh lainnya.

Pameran juga dimeriahkan 23 komunitas penjaga pusaka dari berbagai daerah seperti dari Jakarta, Kalimantan dan Sulbar, dimana kegiatan akan berlangsung dari tanggal 2-7 November 2019. Bupati Majene, Fahmi Massiara menyebutkan, sebelumnya sudah diuraikan Ketua Masyarakat Sejarawan Indonesia (KMSI) Sulbar, mengenai kesejarahwan dari berbagi permasalahan atau materi-materi yang akan disampiakan.

Karena itu, kata Fahmi, perlu disyukuri atas terselenggaranya pameran dan pegelaran budaya pusaka “Sossoranna To Mandar” tahun 2019. Untuk itu, selaku pemerintah daerah menyampiakan apresiasi yang tinggi atas penyelenggarana kegiatan ini. Termasuk kepada panitia serta semua pihak yang terlibat karena ini bisa menjadi catatan bersejarah di masa datang.

“ Jika kita surut kebelakang sejak tahun 2003 benda pusaka keris ditepakan UNESCO sebagai salah satu warisan budaya dunia. Itu berarti adalah petunjuk dan amanah serta kewajiban moral untuk memelihara keris warisan budaya tersebut,”kata Fahmi.

Sehingga model yang bisa dilaksanakan seperti memfasilitasi pemilik pusaka untuk dapat menjaga pusakanya dengan baik. Serta mengupayakan penulisan buku yang berkaiatan pusaka atau penyelenggaraan pemeran pusaka.

Termasuk bagi pemkab Majene dalam setiap tahunnya, bertepatan hari jadi Majene selalu menampilkan ritual massossor manurung, sebagai arti dan pentingnya menjaga dan menyelamatkan keberadaan pusaka Sossorannan to Mandar.

Sementara sesepuh Mandar, Mayjen TNI (Purn) Salim S. Mengga menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Majene yang telah bersungguh-sungguh membantu terselenggaranya acara ini. Hal ini merupakan momentum sejarah tanah mandar. Karena baru kali ini dan pertama kali pameran pusaka mandar diadakan di Sulbar dan bertempat di Kabupaten Majene. (edy/ade)