Pengesahan APBD 2020 Terancam Molor di Pinrang, Ini Alasannya

  • Whatsapp
Pengesahan APBD 2020 Terancam Molor di Pinrang, Ini Alasannya

PAREPOS.CO.ID,PINRANG– Memasuki pertengahan bulan ini, pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Pokok tahun anggaran 2020 di DPRD Pinrang belum juga dilakukan DPRD Kabupaten Pinrang. Padahal, batas akhir pengesahan APBD Pokok 2020 itu sampai tanggal 30 November 2019.

Jangankan RAPBD Nota Keuangan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2020 yang telah diajukan Pemerintah Kabupaten Pinrang belum juga ada kepastian kapan di rapat paripurnakan.

Bacaan Lainnya

Informasi dihimpun penyebabnya diduga soal anggaran pokok pikiran (Pokir) anggota DPRD tidak diakomodir pihak eksekutif. Wakil Ketua DPRD Pinrang Ahmad Jaya Baramuli memastikan pengasahan APBD 2020 akan selesai tepat waktu. “Malah kita target ketuk palu sebelum akhir bulan ini, demi kepentingan masyarakat,” kata Ahmad Jaya Baramuli, Rabu 13 November, pagi ini

Disinggung soal permintaan pokir para anggota DPRD, Ketua DPC Partai Beringan Karya (Berkarya) Kabupaten Pinrang itu enggan menanggapi. Dia beralasan keterlambatan pembahasan RAPBD dikarenakan sebagian anggota DPRD orang baru, sehingga hati-hati dalam pengambilan keputusan.

Ia pun menegaskan, para anggota dewan siap bekerja siang dan malam demi mengebut pembahasan anggaran. “Insya Allah kekejar sebelum 30 November 2019 makanya kita semua siap bahas sampai malam,” ungkapnya.

Hal yang sama juga diungkap, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapeda) Kabupaten Pinrang Muhammad Idris mengatakan, berkaitan dengan masa waktu prmbahasan RAPBD 2020 hanya tersisa beberapa hari dari batas waktu hingga 30 November 2019. “Kita eksekutif tetap optimis, APBD 2020 dapat disahkan tetap waktu,”tegasnya.(mnr/ade)