Pemkab Pinrang Terima DIPA Terbesar di Ajatappareng, Ini Rinciannya

  • Whatsapp
Pemkab Pinrang Terima DIPA Terbesar di Ajatappareng, Ini Rinciannya

PAREPOS.CO.ID, PINRANG– Lima wilayah di Ajatappareng yang meliputi Kabupaten Barru, Kota Parepare, Kabupaten Pinrang, Kabupaten Sidrap dan Kabupaten Enrekang telah menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2020, Senin 18 November 2019 lalu, yang dirangkaikan Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan.

Dari perolehan DIPA kelima daerah tersebut, Pemerintah Kabupaten Pinrang menerima DIPA terbesar yang mencapai Rp 1,098 Triliun. Besaran dana dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2020 tersebut dengan rincian Dana Desa (DD) Rp 68,96 Miliar, Dana Insentif Daerah (DID) Rp 250 Juta, DAK Non Fisik Rp 135,68 Miliar, DAK Fisik Rp 121,98 Miliar, Dana Alokasi Umum (DAU) Rp 756,81 Miliar, DBH SDA Rp 3,88 Miliar dan DBH Pajak Rp 11,14 Miliar.

Bacaan Lainnya

Disusul Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menerima DIPA Rp 1,02 Triliun dengan rincian DD sebesar Rp 67,31 Miliar, DID Rp 34,34 Miliar, DAK Non Fisik Rp 113,70 Miliar, DAK Fisik Rp 137,16 Miliar, DAU Rp 657,28 Miliar, DBH SDA Rp 4,26 Miliar dan DBH Pajak Rp 11,12 Miliar.

Kabupaten Enrekang memperoleh DIPA sebesar Rp 959,33 Miliar dengan rincian DD sebesar Rp 117,16 Miliar, DID Rp 33,66 Miliar, DAK Non Fisik Rp 102,11 Miliar, DAK Fisik Rp 121,88 Miliar, DAU Rp 570.42 Miliar, DBH SDA Rp 3,91 Miliar dan DBH Pajak Rp 10,18 Miliar.

Dan Kabupaten Barru memperoleh DIPA Rp 799,16 Miliar dengan rincian DD sebesar Rp 52,87 Miliar, DID sebesar Rp 21,59 Miliar, DAK Non Fisik Rp 96,66 Miliar, DAK Fisik Rp 67,41 Miliar, DAU Rp 547,12 Miliar, DBH SDA Rp 3,89 Miliar dan DBH Pajak Rp 9,63 Miliar.

Sedangkan Kota Parepare tak memperoleh DD dan DID, hanya memperoleh DIPA sebesar Rp 623,35 Miliar dengan rincian DAK Non Fisik Rp 58,86 Miliar, DAK Fisik Rp 62,33 Miliar, DAU Rp 486,22 Miliar, DBH SDA Rp 3,88 Miliar dan DBH Pajak Rp 12,06 Miliar.

Bupati Kabupaten  Pinrang, Irwan Hamid mengungkapkan, terkait penerimaan DIPA 2020 akan segera ditindaklanjuti pemerintah dengan akan segera menyusun langkah untuk percepatan kegiatan pembagunan di tahun 2020. Sebelumnya, Gubernur Nurdin Abdullah dalam arahannya meminta kepada seluruh perangkat daerah untuk melakukan percepatan laju pembangunan di daerah Sulsel dengan fokus terhadap pembukaan lapangan kerja dengan menghadirkan industri dan investasi. “Kita minta seluruh kabupaten/kota agar ramah investasi, berikan kemudahan dan kepastian kepada investor, segala aturan yang menghambat investasi agar dihapuskan dengan mengganti regulasi yang memudahkan, layanan yang cepat, tidak birokratik yang menyulitkan,”tegasnya.

Percepatan pembangunan di Sulsel, khususnya program strategis pemerintah dibolehkan untuk mengambil langkah diskresi bila hal itu diperlukan, yang penting dikordinasikan dengan semua pihak yang terkait. Hal lain yang ditekankankanya adalah terus memperkuat kolaborasi dan sinergitas dengan semua stakeholder, pusat, provinsi dan kabupaten/kota, perguruan tinggi, dan masyarakat. “Pentingnya transparansi dan keterbukaan informasi terkait dengan tatakelola pemerintahan, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat sehingga kita mengundang partipasi publik sebagai subjek pelaku pembangunan, menjadi hal penting yang juga harus diperhatikan,”ungkapnya.

Dalam rakor tersebut Forkopimda Sulsel sepakat untuk memperkuat harmonisasi dan kolaborasi dalam menyelesaikan seluruh permasalahan yang ada, dan terkait dengan akuntabilitas tata kelola keuangan adalah mengedepankan pencegahan dan tidak membiarkan terjadi permasalahan di hilir karena sudah dimatangkan dibagian hulunya.(ade)