Parepare Tertinggi Kepemilikan Akta Kelahiran Anak di Sulsel

  • Whatsapp
Parepare Tertinggi Kepemilikan Akta Kelahiran Anak di Sulsel

PAREPOS.CO.ID, PAREPARE–Kota Parepare menjadi daerah yang kepemilikan akta kelahiran tertinggi di Sulawesi Selatan (Sulsel). Hal itu mengantarkan kota kelahiran BJ Habibie ini meraih penghargaan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel. Piagam penghargaan tersebut ditanda tangani Gubernur Sulsel, HM Nurdin Abdullah. Penghargaan ini merupakan penghargaan yang kesekian kalinya yang diraih Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Parepare.

Sebelumnya juga instansi yang digawangi Saifullah selaku Plt Kepala Disdukcapil juga meraih penghargaan level nasional dari Kementerian PAN dan Reformasi Birokrasi sebagai SKPD dengan nilai Sangat Baik atau A.
“Penghargaan ini merupakan buah dari kerja-kerja keras kami, apa yang kami lakukan selama ini ternyata mendapat apresiasi dari banyak pihak, termasuk dari Pemprov Sulsel,” kata Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dan Pemanfaatan Data Disdukcapil Parepare, Adi Hidayah Saputra.

Disdukcapil terus berbenah memperbaiki banyak aspek untuk memaksimalkan pelayanan publik diurusan administrasi kependudukan (adminduk) agar lebih berkualitas. Sehingga penduduk yang mengurus penerbitan dokumen kependudukannya bisa menunggu dan selesai saat itu juga. ”Kami sudah target maksimal 10 menit dokumen penduduk yang bersangkutan sudah selesai,” kata Plt Kepala Disdukcapil Parepare, Saifullah. Soal peningkatan kepemilikan akta kelahiran anak, ada beberapa langkah yang sudah dilakukan, diantaranya kerja sama dengan puskesmas dan rumah sakit dalam rangka percepatan kepemilikan akta kelahiran anak baru lahir, kerja sama dengan dinas sosial/pekerja sosial untuk pemenuhan kepemilikan akta kelahiran anak rentan Adminduk seperti anak terlantar, anak di panti asuhan dan anak berhadapan dengan hukum.

Dia menyebutkan, perekaman dan penerbitan dokumen kependudukan keliling khusus anak, selain perekaman KIA, anak yang belum memiliki akta kelahiran, juga akan diterbitkan akta kelahirannya.  Dia menambahkan, juga kerjasama dengan kelurahan terkait penerbitan akta kelahiran anak yang lahir di luar fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit. ”Alhamdulillah, mudah-mudahan hasil ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan publik penerbitan dokumen kependudukan,” janjinya. (anj)