Musyawarah Ganti Kerugian Aset Fasos dan Fasum KA Tertutup, Kok Bisa ?

  • Whatsapp
Musyawarah Ganti Kerugian Aset Fasos dan Fasum KA Tertutup, Kok Bisa ?

PAREPOS.CO.ID, PANGKEP — Musyawarah bentuk ganti kerugian aset pemerintah BUMN/BUMD Fasilitas umum (Fasum) dan Fasilitas sosial (Fasos) untuk pembangunan rel Kereta Api, tertutup.

Saat hendak awak media melakukan peliputan terkait musyawarah tersebut, yang digelar di ruang pertemuan lantai 2 kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pangkep. Dua oknum pegawai BPN Pangkep tampak arogan melarang wartawan melakukan peliputan berlangsungnya musyawarah tersebut, Selasa 12 November, 2019.

Bacaan Lainnya

Diketahui dua oknum pegawai BPN itu yakni, Dima Adinsa dan Suriadi Irfandi. Sebelumnya, salah seorang wartawan sempat masuk diruangan tersebut melakukan peliputan, namun oknum pegawai Dima Adinsa menyuruh keluar wartawan dari ruangan tersebut.

Sejumlah awak media yang datang pun menghampiri oknum pegawai tersebut, dan menanyakan alasan musyawarah tersebut tertutup dan tidak dapat diliput oleh wartawan.

“Tidak boleh masuk, ini tertutup hanya yang ada undangan saja yang bisa masuk. Diluar saja,” ucap Suryadi Irfandi, pegawai Kantor BPN Pangkep, dengan nada tinggi ke sejumlah awak media yang hendak meliput.

Tidak hanya itu, pegawai lainnya Dima Adinsa pun melontarkan hal yang sama, wartawan tidak diperkenankan masuk ke dalam ruang rapat itu. Padahal musyawarah sebelumnya awak media tetap meliput agenda musyawarah ganti rugi lahan. (awi/ade)